Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 10 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Ancaman ASN dan PPPK Sulit Gajian: Pemerintah Nekat ‘Bakar Uang’ di MBG-Kopdes
Nasional

Ancaman ASN dan PPPK Sulit Gajian: Pemerintah Nekat ‘Bakar Uang’ di MBG-Kopdes

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 9, 2026 8:33 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi pemerintah pusat sedot dana pemerintah daerah.
Ilustrasi pemerintah pusat sedot dana pemerintah daerah. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Analis Kebijakan Publik Faisal Sallatalohy menyoroti kondisi fiskal daerah setelah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang berdampak terhadap kemampuan pemerintah daerah membayar gaji dan tunjangan ASN serta PPPK. 

Daftar isi Konten
  • Salah Siapa?
  • Patronase

Di tengah tekanan anggaran tersebut, Faisal mempertanyakan kebijakan pemerintah pusat yang mengalokasikan dana sangat besar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembiayaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

“490 Pemda kesulitan membayar gaji-tunjangan ASN dan PPPK akibat pemotongan Transfer Daerah 25 persen setara Rp269 triliun dan pemotongan Dana Desa 55 persen,”

kata Faisal yang dikutip dari laman facebook pribadinya, Minggu, 9 Agustus 2026.
Baca juga:
Alergi Kritik di Ruang Siber: Guntur Romli Protes Penangkapan Warga… Politisi PDI Perjuangan Mohammad Guntur Romli mengkritik penangkapan dua warga Jawa Barat,…
Jika Gibran Mundur dan 'Takhta' Kosong: Denny Indrayana Urai Skenario… Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengungkap skenario konstitusional apabila Gibran Rakabuming…
Popularitas Dedi Mulyadi Tembus 'Sidratul Muntaha', Kualitas Hidup Jabar Malah… Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyorot popularitas dan elektabilitas…
  • Alergi Kritik di Ruang Siber: Guntur Romli Protes Penangkapan Warga Soal Pidato…
  • Jika Gibran Mundur dan 'Takhta' Kosong: Denny Indrayana Urai Skenario Triumvirat
  • Popularitas Dedi Mulyadi Tembus 'Sidratul Muntaha', Kualitas Hidup Jabar Malah 'Membumi'

Salah Siapa?

Menurut Faisal persoalan tersebut terjadi karena sebagian anggaran yang sebelumnya mengalir ke daerah ditarik kembali ke pemerintah pusat. 

Ia menilai kebijakan itu membuat ruang fiskal pemerintah daerah semakin sempit, sementara pemerintah pusat menggelontorkan anggaran dalam jumlah besar untuk sejumlah program prioritas.

“Uangnya ditarik ke pusat, digunakan pemerintah pusat secara ugal-ugalan. Misalnya pembiayaan program korupsi nasional MBG Rp229 triliun dan pembayaran utang Kopdes Merah Putih Rp240 triliun selama enam tahun,”

ucap Faisal.

Lulusan doktoral dari Universitas Trisakti itu juga menyoroti skema pembiayaan Kopdes Merah Putih yang menurutnya akan membebani APBN selama bertahun-tahun. Ia menyebut pemerintah harus menanggung pembayaran utang beserta bunga setiap tahun.

“APBN tanggung pembayaran utang Kopdes Merah Putih Rp60 triliun plus bunga tiap tahun. Totalnya Rp240 triliun lebih selama enam tahun,”

jelas dia.

Patronase

Kondisi tersebut menunjukkan ada persoalan dalam arah distribusi anggaran antara pusat dan daerah. Ia bahkan menggunakan istilah “patronase fiskal” untuk menggambarkan kebijakan yang menurutnya lebih menguntungkan kelompok tertentu dibandingkan memenuhi kebutuhan publik yang mendesak.

“Ini yang disebut patronase fiskal. Pajak rakyat dirampok untuk distribusi kesejahteraan kepada kroni presiden,”

tambah Faisal.

Tudingan tersebut disampaikan Faisal sebagai kritik terhadap prioritas belanja pemerintah. Sebeb dana dengan nilai ratusan triliun rupiah akan berdampak lebih langsung apabila diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan memperkuat kemampuan fiskal daerah.

“Anggaran sebesar itu akan sangat berguna untuk bayar gaji PPPK, guru honorer, pendidikan gratis kepada tujuh juta anak yang putus sekolah, stimulus daya beli rakyat yang terpukul,”

tegas dia.

Kebijakan efisiensi anggaran semestinya tidak membuat pemerintah daerah berada dalam posisi kesulitan memenuhi kewajiban dasar kepada aparatur dan masyarakat. Faisal menyatakan pemerintah perlu mengevaluasi kembali prioritas penggunaan APBN agar penghematan di daerah tidak justru berujung pada gangguan pelayanan publik.

Baca juga:
Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal… Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto menyoroti…
Anak Sering Bawa Pulang MBG untuk Ibunya, BGN Kini Perketat… Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tak selalu habis disantap anak-anak di…
950 Dapur MBG Diduga Tak Higienis dan Sanitasi Tak Layak Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan sekitar 950 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)…
  • Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal Panggil Dokter…
  • Anak Sering Bawa Pulang MBG untuk Ibunya, BGN Kini Perketat Larangan
  • 950 Dapur MBG Diduga Tak Higienis dan Sanitasi Tak Layak

Tag:ASNfiskalGajiHeadlineKopdes Merah PutihMBGPPPKTKDtunjangan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Omon-Omon Prabowo dan Aparat Loyo: Denny Indrayana Soroti Tambang Ilegal di Kalsel
By Rahmat Tunny
Ilustrasi sosok perusak lingkungan di Kalimantan Selatan.
1
Alergi Kritik di Ruang Siber: Guntur Romli Protes Penangkapan Warga Soal Pidato Nuklir Prabowo
By Rahmat Tunny
Ilustrasi penangkapan warga terkait pidato nuklir yang disampaikan Presiden Prabowo.
2
Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit Diaudit
By Syifa Fauziah
Ilustrasi koridor rumah sakit penuh sesak.
3
Popularitas Dedi Mulyadi Tembus ‘Sidratul Muntaha’, Kualitas Hidup Jabar Malah ‘Membumi’
By Rahmat Tunny
Ilustrasi KDM dan kualitas hidup penduduk Jawa Barat.
4
Bukan Sekadar ‘Uji Viral’, Kinerja Dedi Mulyadi Mesti Diuji Lewat Nasib Warga Jabar
By Rahmat Tunny
Ilustrasi Monumen Bandung Lautan Api dan nasib warga Jawa Barat.
5

BERITA LAINNYA

Sekretaris Utama BNPB Rustian menyerahkan kunci rumah hunian tetap mandiri kepada warga terdampak bencana Siklon Senyar wilayah Sumatra Barat, 10 Juli 2026.
Nasional

BNPB Serahkan Huntap Mandiri Sumbar: Tipe 36, Teknologi Mirip Lego

Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian menyerahkan kunci rumah hunian…

owrite-adi-briantikaAmin-Suciady-Owrite
By
Adi Briantika
Amin Suciady
13 jam lalu
Ilustrasi promosi vape dan potensi eksploitasi anak.
Nasional

Racun Manis di Layar Kaca: KPAI Sorot Eksploitasi Terselubung Anak dalam Promosi Vape

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Subklaster Perlindungan Anak di Ruang Digital…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
17 jam lalu
Ilustrasi vape dan perlindungan anak.
Nasional

Demi Cuan Ekonomi Kreator, KPAI Minta Anak Tak Diubah Jadi ‘Alat Jualan’ Vape

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Subklaster Perlindungan Anak di Ruang Digital…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
19 jam lalu
Ilustrasi koridor rumah sakit penuh sesak.
Nasional

Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit Diaudit

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto menyorot…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up