Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / PDIP Kaji Kereta Cepat Whoosh Tak Pakai APBN
Nasional

PDIP Kaji Kereta Cepat Whoosh Tak Pakai APBN

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
Last updated: Oktober 23, 2025 4:43 pm
Rahmat
Ivan
Share
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto
Foto: OWRITE/Rahmat Baihaqi
SHARE

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengkaji terlebih dahulu wacana pembayan hutang kereta cepat Whoosh tidak memakai anggaran APBN.

PDIP telah menugaskan anggota fraksinya di DPR untuk menelaah wacana itu.

Kami sudah menugaskan fraksi termasuk Pak Harris Turino untuk melakukan kajian-kajian itu dan menyampaikan sikap,” kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).

PDIP tidak ingin berpanjang lebar terlebih dahulu menanggapi wacana pembayaran hutang kereta cepat Whoosh itu.

Sebab Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sendiri menyatakan menolak penggunaan dana APBN untuk menutupi utang proyek yang mencapai Rp 116 triliun.

Partai banteng merah itu, ingin mengetahui lebih dalam apa yang menyebabkan hutang kereta cepat itu bisa tembus ratusan miliar. Maka dari itu, PDIP telah menunjuk Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino untuk mengkaji terlebih dulu.

Karena ini kan berkaitan dengan data, berkaitan dengan bagaimana kelayakannya, bagaimana perbandingannya, di dalam proses itu, sehingga nanti Pak Harris Turino akan menanggapi,” tutup Hasto.

Purbaya menegaskan menolak APBN dipakai menutupi hutang kereta cepat. Alasannya, dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) cukup untuk membayar hutang tersebut.

Purbaya mengaku, sudah menyampaikan langsung kepada CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani agar pembayaran utang kereta cepat tidak menggunakan APBN.

Sebab Danantara menerima dividen dari BUMN di atas Rp80 triliun per tahun, sehingga dana tersebut cukup untuk mencicil utang Whoosh senilai Rp2 triliun per tahun.

Sudah saya sampaikan, kenapa karena kan Danantara terima dividen dari BUMN Rp80 triliun sampai Rp90 triliun lah. Itu cukup untuk menutup yang Rp2 triliun bayaran tahunan untuk kereta api cepat,” ujar Purbaya usai rapat bersama Dewan Pengawas Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Kamis (16/10/2025).

Sebagai informasi, sebelum adanya Danantara dividen BUMN disetorkan ke kas negara melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Namun kini, dividen tersebut dialihkan ke Danantara. Lanjut Purbaya, berdasarkan keterangan dari Danantara tidak ada klausul yang menyatakan bahwa utang kereta cepat harus dibayarkan oleh pemerintah.

Hal ini sejalan dengan diskusi yang sudah dilakukan bersama China Development Bank (CDB).

Saya tanya ke Beliau tadi. Apakah di klausulnya ada yang bayar harus pemerintah? Kan yang penting, saya tahu CDB. Saya pernah diskusi sama CDB juga dulu, mereka yang penting struktur pembayarannya clear. Jadi seharusnya nggak ada masalah kalau Danantara bayar juga,” terang Purbaya.

Tag:APBNHasto KristiyantoPDIPWhoosh
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Koalisi masyarakat sipil melaporkan entitias Israel atas kejahatannya ke Kejagung. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
Nasional

Koalisi Masyarakat Sipil Laporkan Israel ke Kejagung Soal Genosida dan Rusak RS Indonesia 

Koalisi masyarakat sipil melaporkan otoritas Israel ke Kejaksaan Agung (Kejagung) atas kejahatan genosida yang menimpa warga dan Rumah Sakit Indonesia di Palestina. Koalisi sipil mendesak agar Kejagung bisa mengimplementasikan KUHP…

By
Rahmat
Dusep
4 Min Read
Kemacetan di Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Sumber: Unsplash/Adrian Pranata )
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Tetap Jadi Penopang Utama

Ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 tumbuh 5,39 persen secara tahunan atau year on year (yoy), dan sepanjang 2025 tumbuh 5,11 persen yoy. Sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi pada 2025 ini disumbang…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan Tahun 2026 sebesar Rp769,1 triliun dengan program prioritas antara lain yakni kesejahteraan guru, program Indonesia pintar, hingga digitalisasi pembelajaran. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/wsj.
Nasional

Duka di Bangku Sekolah Dasar NTT, Kemendikdasmen Akui Dukungan Uang Tak Menjamin Semua

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh…

By
Iren Natania
Dusep
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara Bersatu (Jokman), Andi Azwan. (Foto: owrite)
Nasional

Andi Azwan Nilai Isu Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Sengaja Dipelihara Terkait Pemilu 2029

Ketua Umum Jokowi Mania (Jokman) Nusantara Bersatu, Andi Azwan, menilai ada beberapa…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 jam lalu
Dokumen istimewa
Nasional

Mengapa HPN 9 Februari

Tanggal 9 Februari 1946 yang menjadi dasar penetapan Hari Pers Nasional (HPN)…

Amin Suciady
By
Amin Suciady
1 jam lalu
Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Donald trump
Nasional

Board of Peace Palestina, Indonesia Tak Wajib Bayar USD 1 Miliar

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam Board of…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
1 jam lalu
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto
Nasional

DPR Ungkap Arah Revisi UU Migas, BUK Mengarah ke Pertamina

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengungkapkan bahwa parlemen tengah…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up