Ditreskrimsus Siber (Ditressiber) Polda Metro Jaya menerima 2.597 laporan dugaan tindak pidana dari masyarakat, 1.553 diantaranya merupakan dugaan tindak penipuan online dengan kerugian yang ditaksir belasan miliar.
Kita lihat di pojok kanan atas itu adalah penipuan sebesar 1.553 Atau kalau dirupiahkan kerugiannya mencapai 16 miliar untuk dilaporkan sebanyak 1.553 ini,” kata Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus saat konferensi pers, Jumat (31/10/2025).
Kepolisian mencatat dari berbagai laporan dugaan penipuan online itu, pelaku paling sering menggunakan fitur media sosial Whatsapp, kemudian Instagram, Facebook, Telegram, serta ada beberapa aplikasi e-commerce lainnya.
Lebih lanjut Yunus menjelaskan, modus operandi kerap dilakukan pelaku dengan menggunakan kartu prabayar untuk mengirim pesan ke calon korbannya. Ada juga menggunakan rekening guna menampung uang dari korban.
Kemudian juga ada rekening bank yang digunakan untuk menampung dana dari korban Dana pelaku, rekening pelaku yang digunakan oleh pelaku untuk menampung,” jelasnya.
Polda Metro Jaya mengaku sudah mendapatkan formula menanggulangi tindak pidana penipuan online dengan membuat aplikasi SIKAP atau Siber Ungkap dengan domain metrojaya.id.
Aplikasi ini diyakini bisa memutus kerugian korban. Disatu sisi, masyarakat yang menjadi korban penipuan bisa melaporkan lebih mudah dibanding harus bolak-balik datang ke kantor polisi.
Kalau biasanya rekan-rekan membutuhkan waktu 12 hari untuk rekening dapat diblokir. Harapan kami dengan adanya anti-scam ini dan kerjasama dari teman-teman perbankan, atas asistensi dari IASC, dari Satgas Pasti OJK, kita bisa memotong 12 hari,” terang Yunus.
Yunus meyakini, Aplikasi tersebut diyakini bisa mendeteksi mana laporan yang benar dan mana yang bohong dengan memanfaatkan sistem AI.
Wajah masyarakat pada saat memberikan laporan secara daring nantinya juga dideteksi dengan AI guna memverifikasi.
Ia memastikan, kepolisian akan menerima laporan dugaan penipuan online tersebut selama 24 jam sepanjang laporannya itu benar.


