Hyundai Motor Company asal Korea Selatan menyatakan minat berpartisipasi dalam proyek pengembangan mobil nasional, seperti yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ketertarikan ini disampaikan oleh President of Hyundai Motor Group Amb, Sung Kim.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan Hyundai telah mengusulkan mobil nasional yang diproduksinya memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 80 persen.
Ya, mereka akan punya usulan mobil nasional yang TKDN-nya di atas 80 persen,”
Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Airlangga belum bisa menjelaskan lebih detail terkait investasi Hyundai ini. Namun katanya, Hyundai sedang mempersiapkan desain mobil nasional.
Tetapi sekarang masih dalam bentuk model ya, clay model. Nanti kita akan bahas lebih dalam,”
Airlangga.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet mengatakan, Indonesia dalam 3 tahun mendatang akan memiliki mobil buatan sendiri.
Kepala Negara sudah menyiapkan anggaran dan lahan untuk membangun pabrik mobil nasional.
“Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam 3 tahun yang akan datang. Saya sudah alokasi dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya, sedang bekerja sekarang team,”
Menko Airlangga.
Sebagai informasi, Menko Airlangga dalam kunjungannya pada Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Gyeongju, Korea Selatan bertemu dengan President of Hyundai Motor Group Amb. Sung Kim.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Hyundai menyampaikan minat yang kuat untuk berpartisipasi dalam proyek pengembangan mobil nasional yang tengah digagas Pemerintah.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan otomotif di kawasan Asia Tenggara.
Hyundai berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang berkelanjutan dan kompetitif. Kolaborasi di bidang AI, robotik, dan teknologi hidrogen menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang kami untuk mendukung mobilitas bersih dan efisien,”
Sung Kim.

