Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 6 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Profil Marsinah, Sosok Buruh Perempuan Kini Jadi Pahlawan Indonesia
Nasional

Profil Marsinah, Sosok Buruh Perempuan Kini Jadi Pahlawan Indonesia

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 10, 2025 11:07 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Adik aktivis buruh Marsinah, Wijiyati memandang foto kakaknya usai mengikuti prosesi upacara pemberian gelar pahlawan kepada Marsinah
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz
SHARE

Dalam peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh bangsa.

Daftar isi Konten
  • Profil Singkat Marsinah
  • Tragedi Hilangnya Marsinah Menggetarkan Indonesia
  • Penghargaan Sebagai Pahlawan Nasional
  • Warisan Perjuangan Marsinah

Salah satu nama yang paling menyita perhatian publik adalah Marsinah, aktivis buruh perempuan yang dikenal berani memperjuangkan hak-hak pekerja pada masa Orde Baru.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan negara terhadap keberanian Marsinah dalam menegakkan keadilan di lingkungan kerja, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya perjuangan buruh di Indonesia.

Profil Singkat Marsinah

Marsinah lahir pada 10 April 1969 di Nglundo, Jawa Timur, sebagai anak kedua dari tiga bersaudara. Karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit, ia dibesarkan oleh nenek dan bibinya. Sejak kecil, Marsinah sudah terbiasa membantu keluarga dengan berdagang kecil-kecilan.

Ia menempuh pendidikan di SD Negeri Karangasem 189, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 5 Nganjuk, dan sempat belajar di Pondok Pesantren Muhammadiyah sebelum berhenti karena kendala biaya.

Setelah dewasa, Marsinah merantau ke kota dan bekerja di pabrik sepatu Bata, lalu berpindah ke PT Catur Putra Surya (CPS) di Sidoarjo. Di tempat inilah namanya dikenal luas sebagai buruh yang kritis dan aktif memperjuangkan hak-hak pekerja.

Tragedi Hilangnya Marsinah Menggetarkan Indonesia

Kisah Marsinah tak bisa dipisahkan dari peristiwa kelam di tahun 1993. Saat itu, pemerintah mengumumkan kebijakan kenaikan upah minimum sebesar 20%.

Namun, pihak perusahaan tempat Marsinah bekerja menolak kebijakan tersebut.

Para buruh kemudian memutuskan untuk melakukan aksi mogok kerja pada 3–4 Mei 1993. Marsinah berperan penting sebagai negosiator utama dari sekitar 500 pekerja yang menuntut keadilan.

Namun, pada 5 Mei 1993, beberapa buruh dipaksa mengundurkan diri di markas Kodim Sidoarjo. Marsinah mendatangi Kodim untuk mencari kejelasan, tetapi setelah malam itu ia menghilang tanpa jejak.

Tiga hari kemudian, pada 8 Mei 1993, jasad Marsinah ditemukan di Wilangan, Nganjuk, dengan tanda-tanda penyiksaan berat.

Hasil autopsi memastikan bahwa Marsinah meninggal akibat penganiayaan brutal, menjadikannya simbol perjuangan buruh melawan ketidakadilan.

Penghargaan Sebagai Pahlawan Nasional

Lebih dari tiga dekade setelah kepergiannya, Marsinah akhirnya mendapat pengakuan resmi dari negara. Presiden Prabowo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan 2025 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan keberaniannya.

Pengakuan ini bukan hanya untuk mengenang Marsinah, tetapi juga untuk meneguhkan semangat perjuangan buruh Indonesia,”

Presiden Prabowo dalam upacara penganugerahan.

Gelar ini menjadi simbol bahwa perjuangan Marsinah tak sia-sia dari seorang buruh sederhana, kini namanya tercatat dalam sejarah bangsa sebagai sosok yang memperjuangkan martabat pekerja Indonesia.

Warisan Perjuangan Marsinah

Kisah hidup Marsinah menjadi pelajaran berharga bagi generasi muda Indonesia bahwa perjuangan untuk keadilan dan hak yang layak tidaklah mudah, namun selalu penting untuk diperjuangkan.

Keberaniannya menentang ketidakadilan di tempat kerja menjadikannya ikon perlawanan dan keteguhan hati perempuan Indonesia.

Kini, setelah tiga dekade, perjuangannya diakui secara resmi dan dikenang sebagai bagian dari sejarah perjuangan buruh nasional.

Tag:Buruh PerempuanMarsinahPahlawan Indonesia
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Pelantikan Pejabat Ditjen Pajak. (Sumber: Youtube/Kemenkeu)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Rombak 40 Jajaran Ditjen Pajak: Buat Memperbaiki Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merombak, 40 pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Perombakan ini dilakukan Purbaya untuk memperbaiki citra DJP di mata masyarakat. Purbaya mengatakan, perombakan ini bukan…

By
Anisa Aulia
Dusep
5 Min Read
Titik pusat gempa magnitudo 6,4 di laut pada kedalaman 58 kilometer di tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur
Daerah

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan M6,2: Dipicu Subduksi Lempeng, 21 Gempa Susulan

Plh. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menjelaskan gempa bumi yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hingga jam 09:00 pagi…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
4 Min Read
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi perkara suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Orlando Hamongan (kanan) dan Rizal Fadillah (kiri) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Hukum

Terkuak, Pejabat Bea Cukai Sewa Safe House Simpan Hasil Kejahatan Korupsi Importasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menyewa tempat khusus untuk menyimpan uang hingga barang hasil korupsinya. Pejabat Bea Cukai mendapat suap dari PT Blueray…

By
Rahmat
Dusep
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya
Nasional

Jelang Imlek, Ramadan, dan Lebaran, DPR Soroti Ancaman Kelangkaan BBM

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menaruh perhatian serius terhadap kondisi…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
1 jam lalu
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu
Nasional

Emas Hingga Kripto Jadi Tren Baru Kasus Suap dan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan ada tren baru dari kasus korupsi berupa…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
2 jam lalu
Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Nur Adi Wardojo.
Nasional

KLH: Program MBG hingga Swasembada Pangan Mustahil Berhasil Jika Lingkungan Rusak

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan, bahwa keberhasilan program prioritas pemerintah mulai dari…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
4 jam lalu
Wakil Ketua DPR Adies Kadir mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon hakim Mahkamah Konstitusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Komisi III DPR menyetujui Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi terpilih dari usulan DPR.
Nasional

Jauh dari Figur Negarawan, Adies Kadir Dinilai Tak Layak Jadi Hakim MK

Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari, menilai Adies Kadir tidak memenuhi syarat…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up