Bank Indonesia (BI) semakin gencar memperluas layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke berbagai negara. Sejumlah negara dibidik BI agar QRIS bisa digunakan masyarakat Indonesia yang hendak jajan di negara tersebut.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan BI membidik QRIS bisa digunakan di China, Korea Selatan, hingga India. Saat ini QRIS baru bisa digunakan di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang.
Kerja sama QRIS antar negara termasuk dengan Jepang, kemudian kami rintis dengan Tiongkok. Dan kami juga sedang rintis dengan Korea Selatan di samping Saudi Arabia dan India,”
Perry dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu (12/11/2025).
Perry mengatakan, pihaknya saat ini fokus mempercepat akselerasi digitasi sistem pembayaran berdasarkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.
Berfokus pada pengembangan infrastruktur dan konsolidasi struktur industri. Kemudian juga mendorong peningkatan implementasi untuk sertifikasi kompetensi di bidang sistem pembayaran,”
Perry.
Adapun pada kuartal III-2025, transaksi QRIS tercatat tumbuh 147,65 persen (yoy). Kinerja positif itu didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

