Baru-baru ini viral di media sosial Patung Presiden Soekarno yang berdiri gagah di Alun-Alun Indramayu, Jawa Barat, mendadak terlihat miring di bagian kepala dan lehernya.
Diketahui, leher dan kepala Presiden Soekarno yang miring disebabkan tertimpa tenda untuk pelantikan PPPK Paruh waktu pada Rabu, 12 November 2025 lalu.
Hingga saat ini, patung tersebut tengah dalam perbaikan oleh Pemerintah Daerah Indramayu.
Sejarawan Andi Achdian menanggapi hal tersebut, menurutnya kejadian itu hanya kebetulan saja. Namun tentunya pemeliharaan simbol-simbol negara dan patung-patung pahlawan perlu diperhatikan.
Itu kan berarti kondisinya sudah rusak. Saya rasa bukan cuma Soekarno saja, banyak simbol-simbol, patung-patung yang perlu dipelihara sebagai warisan bersama,”
Andi kepada owrite, baru-baru ini.
Andi mengatakan setiap daerah memiliki sistem pemeliharaan yang berbeda.
Menurut Andi, kalau benda yang usianya sudah lebih 50 tahun ke atas menjadi cagar budaya.
Maka akan jadi tanggung jawab daerah, untuk hal ini pemerintah daerah yang memiliki wewenang untuk merawat dan melindungi,”
Andi.



