Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 24 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Benarkah Modifikasi Cuaca Sebabkan Cold Pool? Ini Penjelasan BMKG
Cari Tahu

Benarkah Modifikasi Cuaca Sebabkan Cold Pool? Ini Penjelasan BMKG

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 28, 2026 5:26 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Awan tebal yang menyelimuti pemukiman dan gedung bertingkat di Jakarta
Awan tebal yang menyelimuti pemukiman dan gedung bertingkat di Jakarta (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)
SHARE

Beberapa wilayah di Indonesia melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mitigasi banjir di wilayah Jakarta, Bogor Tangerang Bekasi (Jabodetabek).

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hal tersebut merupakan langkah yang tepat.

Kami sepakat bahwa kemampuan lingkungan dalam merespon air hujan yang jatuh menjadi faktor penting terjadi atau tidak terjadinya banjir,”

ujar Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto kepada owrite, Rabu 28 Januari 2026.

Lebih lanjut Handoko menjelaskan sejak tahun 1930-1940 sudah ada 1000 situ, sedangkan saat ini hanya tersisa 200-an saja. Oleh karena itu pihaknya juga sepakat terhadap upaya penataan lingkungan.

Meski demikian, Handoko mengatakan OMC saja tidak cukup. Secara bersamaan perlu adanya paralel untuk mengurangi curah hujan agar masih bisa diterima oleh lingkungan.

Ke depan, penataan lingkungan harus terus dilakukan dan penguatan kapasitas modifikasi cuaca juga harus ditingkatkan. Karena tantangan perubahan iklim bukanlah isapan jempol. Potensi terjadinya hujan ekstrem juga akan terus meningkat?,”

jelasnya.

Beberapa orang menganggap bahwa OMC menyebabkan cold pool atau hujan lebat. Apakah benar?

Handoko menjelaskan fenomena cold pool atau hujan lebat adalah fenomena meteorologi yang sepenuhnya alami.

Cold pool terjadi ketika hujan turun dari awan badai dan sebagian airnya menguap di bawah awan.

Proses penguapan ini menyerap panas dari udara sekitarnya, sehingga udara tersebut menjadi lebih dingin dan lebih padat (berat). Udara dingin ini kemudian jatuh ke permukaan bumi dan menyebar ke permukaan.

Setiap kali terjadi hujan lebat atau disertai petir (tanpa campur tangan manusia pun), cold pool pasti terbentuk. Jadi, mengaitkan cold pool hanya sebagai hasil modifikasi cuaca adalah keliru secara sains,”

tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan OMC dilakukan dengan teknik penyemaian awan atau cloud seeding dan tidak menciptakan sistem cuaca dari nol. OMC hanya bekerja pada awan yang sudah ada di alam.

Jika OMC berhasil mempercepat turunnya hujan, maka cold pool akan terbentuk sebagai konsekuensi logis dari hujan tersebut. Namun, cold pool ini tidak berbeda secara fisik maupun kimiawi dengan cold pool dari hujan alami,”

jelasnya

Handoko menegaskan bahwa dari skala energi pun, tidak masuk akal OMC menyebabkan cold pool. Energi yang dibutuhkan untuk menciptakan massa udara dingin yang sangat besar, itu melampaui kemampuan teknologi manusia saat ini.

Manusia hanya “memicu” proses alami awan yang sudah jenuh, seperti yang dilakukan melalui modifikasi cuaca di Indonesia, bukan menciptakan sistem pendingin atmosfer raksasa,”

katanya.

Selain itu, Handoko juga menampik anggapan kalau OMC ini memindahkan hujan ke wilayah lain. Faktanya, dalam misi pengurangan curah hujan, target utama penyemaian adalah awan-awan yang bergerak dari arah laut.

Dengan menggunakan radar, tim OMC mendeteksi suplai awan yang menuju daratan. Awan ini disemai saat masih berada di atas perairan. Ini kami sebut dengan istilah Jumping Process Method,”

paparnya.

Untuk sistem awan yang tumbuh langsung di atas daratan, pendekatannya bukan memindahkan, melainkan “mengganggu” untuk meluruhkan pertumbuhan awan sehingga pun tetap terjadi hujan, maka intensitasnya berkurang.

Awan disemai saat masih dalam fase pertumbuhan (sebelum menjadi awan Cumulonimbus yang masif).

Implementasi OMC di Indonesia justru untuk mitigasi bencana. Tidak ada kepentingan logis bagi pemerintah untuk merusak ekonomi atau membahayakan warga dengan menciptakan cuaca buruk secara sengaja,”

tambahnya,

Penyemaian dini dapat menghambat pertumbuhan awan hujan, meskipun tidak sepenuhnya menghilangkan, mengingat periode puncak hujan merupakan tempo alami dengan segala macam variabel atmosfer yang sangat mendukung pertumbuhan awan hujan secara terus-menerus. Ini kami sebut dengan Competition Method,”

terangnya.

Implementasi OMC di Indonesia justru untuk mitigasi bencana. Tidak ada kepentingan logis bagi pemerintah untuk merusak ekonomi atau membahayakan warga dengan menciptakan cuaca buruk secara sengaja,”

tutup Handoko.

Tag:BMKGFenomena Cold PoolJabodetabekModifikasi CuacaOMC
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pusat wisata sekaligus memantau persiapan pengamanan arus balik di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa, 24 Maret 2026.
Nasional

Tinjau Arus Balik di Bali, Kapolri Instruksikan Mitigasi Cuaca Ekstrem

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan optimal dan memitigasi potensi cuaca ekstrem selama periode arus balik Lebaran 2026. Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolri usai meninjau…

By
Adi Briantika
Ivan
4 Min Read
Ilustrasi mudik lebaran dengan kereta (sumber: PT KAI)
Nasional

Arus Balik Membludak: Tiket KA Jarak Jauh Ludes, Penumpang Tembus 101% dari Kapasitas

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, sebanyak 4.195.627 tiket sudah terjual pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Untuk Kereta Api Jarak Jauh tiket yang terjual mencapai 3.616.273 tiket…

By
Anisa Aulia
Dusep
4 Min Read
Alat mengecek darah tinggi.
Kesehatan

Waspada! Penyakit Mengintai Usai Lebaran, Kolesterol dan Gula Darah Melonjak

Lebaran identik dengan hidangan berlemak, bersantan, dan tinggi gula. Pola makan yang berubah drastis selama hari raya, ditambah kebiasaan makan berlebihan, membuat tubuh perlu beradaptasi kembali ke ritme normal. Kondisi…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ogoh-ogoh
Cari Tahu

Mengenal Sejarah dan Makna Tradisi Ogoh-Ogoh Jelang Nyepi 2026

Perayaan Nyepi tahun ini akan berlangsung pada 19 Maret 2026. Jelang Nyepi,…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 minggu lalu
Cari Tahu

Bukan Sekadar Makanan, Ini Sejarah dan Makna Filosofis Ketupat saat Lebaran

Ketupat menjadi salah satu hidangan yang tidak terpisahkan dari perayaan Lebaran di…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 minggu lalu
Ini Asal-Usul dan Resep Kue Memek
Cari Tahu

Namanya Bikin Kaget, Ini Asal-Usul dan Resep Kue Memek Kebanggaan Aceh

Membahas kuliner khas Indonesia memang tidak ada habisnya. Dari Sabang sampai Marauke,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 minggu lalu
Kue Kontol Kejepit
Cari Tahu

Asal Usul Kue Kontol Kejepit Khas Bantul

Indonesia memiliki kuliner yang beragam. Tak hanya rasanya yang unik, nama-nama makanan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up