Pergerakan nilai tukar mata uang di kawasan Asia Tenggara sangat menarik untuk diperhatikan. Selain berpengaruh pada aktivitas perdagangan dan pariwisata, kurs mata uang juga sering menjadi gambaran kondisi ekonomi suatu negara.
Saat ini, nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara-negara ASEAN menunjukkan perbedaan yang cukup beragam. Ada mata uang yang nilainya jauh di atas rupiah, namun ada juga yang berada di bawah Rp1 per unitnya.
Di kawasan ASEAN, mata uang dengan nilai paling tinggi terhadap rupiah masih ditempati dolar Singapura dan dolar Brunei. Sementara itu, mata uang seperti dong Vietnam dan kip Laos memiliki nominal yang jauh lebih kecil dibanding rupiah.
Berikut daftar kurs rupiah terhadap mata uang negara ASEAN:
- 1 Dolar Singapura setara sekitar Rp13.800
- 1 Dolar Brunei setara sekitar Rp13.788
- 1 Ringgit Malaysia setara sekitar Rp4.448
- 1 Baht Thailand setara sekitar Rp540
- 1 Peso Filipina setara sekitar Rp286
- 1 Kyat Myanmar setara sekitar Rp8,40
- 1 Riel Kamboja setara sekitar Rp4,40
- 1 Kip Laos setara sekitar Rp0,80
- 1 Dong Vietnam setara sekitar Rp0,67
Bagi masyarakat Indonesia, pergerakan kurs ASEAN biasanya paling terasa saat bepergian ke luar negeri, berbelanja produk impor, atau melakukan transaksi digital lintas negara. Ketika rupiah melemah terhadap mata uang tertentu, biaya perjalanan dan belanja di negara tersebut pun cenderung menjadi lebih mahal.

