Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,6 di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) telah berakhir.
Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Teuku Faisal Fathani mengatakan, dengan memperhatikan kondisi terkini dari observasi di beberapa wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan.
Sehingga, peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 09.56 WIB,”
ujar Rahmat dalam keterangannya, Kamis, 2 April 2026.
Seperti diketahui, gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Kamis, 2 April 2036 pagi tadi.
Berdasarkan data pemutakhiran, pusat gempa berada pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT dengan kedalaman 62 kilometer.
Teuku Faisal Fathani menjelaskan, hingga pukul 09.50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 48 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M 3 sampai 5.5.
BMKG pun akan terus memantau gempa buni susulan dan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.




