Direktur Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Selatan Ersyah menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Sumsel meningkat imbas karhutla.
Ersyah menyebut ISPA itu menyasar perempuan dan anak di Kabupaten Ogan Ilir saat karhutla berlangsung.
Beberapa tahun yang lalu ISPA itu tinggi di Kabupaten Ogan Ilir termasuk juga dampaknya terhadap perempuan dan anak,”
kata Ersyah dalam konferensi pers Walhi, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut Ersyah, meningkatnya kasus ISPA itu berkaitan dengan kebakaran yang terjadi berulang di wilayah Sumatera Selatan.







