Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan perbaikan sistem Coretax rampung Januari 2026. Sistem canggih perpajakan ini diketahui bermasalah sejak diimplementasikan pada 1 Januari 2025 lalu.
Purbaya mengatakan, pembenahan penting sudah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Namun, saat ini masih ada perbaikan yang terkendala kontrak dengan pihak vendor yakni LG CNS Qualysoft Consortium.
Kelihatannya sudah semakin cepat sekarang Coretax, walaupun masih ada kesalahan sedikit di sana-sini. Jadi kasuistik sekali kesalahannya, bukan general kata teman-teman saya sih yang di Coretax,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Purbaya menuturkan, sejumlah masalah yang telah diatasi yakni time out, kesulitan login, dan blank page sudah banyak dikurangi. Penyebab masalah ini jelasnya, karena koneksi internet.
Jadi yang di depan sudah selesai yang upper layer, yang middle layer, yang surrounding system, beberapa efek kritis di sisi pengguna seperti halaman akses terlempar-lempar, session nyasar dan berakhir blank, atau 404,” katanya.
Dengan ini, Purbaya menargetkan sistem perpajakan canggih Coretax bisa rampung sepenuhnya pada Januari tahun depan.
Ini kan dibangun 4 tahun, dengan segala macam kendala yang ada ya, tapi saya yakin nanti begitu dikasih ke kita Januari, Februari udah selesai itu. Januari udah selesai harusnya,” katanya.


