Harga pangan mengalami kenaikan pada September 2025. Hal ini tercermin dari angka inflasi harga pangan bergejolak atau volatile foods sebesar 6,44 persen secara year on year (yoy), atau diatas target inflasi umum sebesar 2,5 plus minus 1 persen.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, naiknya inflasi volatile food disebabkan oleh akselerasi percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sehingga hal itu jelas Zulhas, menyebabkan beberapa kebutuhan pangan mengalami kenaikan seperti telur dan ayam, yang naik di kisaran 6-7 persen.






