Presiden Prabowo Subianto meminta agar semua pihak tak terus bergaduh. Sebab kegaduhan akan membuat wisatawan asing ogah ke Indonesia, yang pada akhirnya membuat sektor pariwisata hingga hotel-hotel sepi.
Prabowo mengatakan, sah-sah saja bila pada momen Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) saling bersaing.
Namun setelah ditentukan pemenang, Prabowo meminta agar tidak ada lagi persaingan.
Berbeda partai boleh bersaing Pilkada, Pilpres bersaing nggak ada masalah. Sesudah bersaing jadi satu kerja sama, bahu membahu untuk apa? Nanti pemilihan, demokrasi, kita kalah sakit hati ngerjain, nggak maju-maju,” ujar Prabowo di Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Prabowo mengatakan, meneruskan kebencian dan kecurigaan tidak memiliki manfaat. Sebab yang saat ini dibutuhkan masyarakat ialah pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik.
Dia menilai, bila kebencian, kedengkian, hingga kecurigaan diteruskan justru akan membuat wisatawan tak mau ke Indonesia.
Hal ini nantinya hanya akan membuat masyarakat sulit mencari pekerjaan, sebab pariwisata menjadi sektor paling banyak membuka lapangan pekerjaan.
Rakyat kita butuh pekerjaan yang memadai, yang terhormat. Untuk itu kita harus mendorong semua sektor, pariwisata menghasilkan pekerjaan yang paling banyak, tapi kalau ribut terus mana ada wisatawan yang mau ke Indonesia, hotel-hotel kita akan kosong,” terangnya.
Ketua Partai Gerindra ini mengatakan, saat ini persaingan antar negara keras. Sehingga jika kegaduhan terus berlanjut, justru membuat negara lain senang.
Persaingan antara negara sangat keras, kalau kita rusuh banyak negara lain yang senang. Kunci kemakmuran adalah persatuan bangsa itu yang diajarkan Bung Karno, itu terus saya yakini rumus kebangkitan Indonesia adalah persatuan,” tegasnya.
