Jumlah wisatawan mancanegara alias wisman yang berkunjung ke Indonesia turun 4,83 persen secara bulanan, atau 1,33 juta kunjungan pada Oktober 2025.
Wisman yang paling banyak berlibur ke Indonesia berasal dari Malaysia hingga Singapura.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan pada Oktober 2025 kunjungan wisman melalui pintu masuk utama ada sebanyak 1.174.742 kunjungan.
Sedangkan dari pintu masuk perbatasan sebanyak 152.775 kunjungan.
Dengan demikian, secara total jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,33 juta atau turun 4,83 persen secara bulanan, sedangkan secara tahunan naik 11,19 persen,”
Pudji dalam konferensi pers Senin, 1 Desember 2025.
Adapun sepanjang Januari-Oktober 2025, total kunjungan wisman mencapai 12,76 juta orang atau naik 10,32 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Pudji melanjutkan, wisatawan mancanegara yang paling banyak melancong ke Indonesia berasal dari Malaysia sebesar 17,13 persen, Australia sebesar 11,9 persen, dan Singapura 9,4 persen.
Dibandingkan September 2025, terjadi peningkatan kunjungan wisman dari Singapura, sedangkan kunjungan wisman dari Malaysia dan Australia mengalami penurunan,”
Pudji.
Ia menuturkan, bila dilihat dari pintu masuk utama, wisman paling banyak datang dari I Gusti Ngurah Rai, Bali. Dalam hal ini didominasi oleh wisman asal Australia.
Dan kemudian terjadi penurunan jumlah kunjungan wisman melalui bandara Ngurah Rai secara bulanan yang diantaranya dipicu oleh berakhirnya liburan musim dingin di Australia,”
Pudji.

