Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan, realisasi penerimaan negara pada awal 2026 mencapai Rp172,7 triliun atau tumbuh sebesar 9,8 persen secara year on year (yoy). Hal ini ditopang oleh penerimaan pajak yang tumbuh sebesar 30,8 persen yoy.
Purbaya memaparkan, untuk realisasi penerimaan pajak per 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 persen, atau 4,9 persen dari target APBN 2026 yang sebesar Rp2.357,7 triliun. Ia menilai, realisasi penerimaan pajak ini menunjukkan bahwa sudah ada pembalikan arah ekonomi.
Penerimaan pajak bulan Januari ini menunjukkan bahwa kelihatannya betul-betul memang pembalikan arah ekonomi sedang terjadi. Sehingga pendapatan pajaknya tumbuh dibandingkan dengan tahun lalu,”
ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu, 4 Februari 2026.
Purbaya menjelaskan, pertumbuhan penerimaan pajak itu, berasal dari pertumbuhan penerimaan bruto sebesar 7 persen yoy, serta penurunan restitusi sebesar 23 persen yoy.






