Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Viral Bali Sepi Wisatawan di Nataru, PHRI: Banjir Pengaruhi Minat Turis
Ekonomi Bisnis

Viral Bali Sepi Wisatawan di Nataru, PHRI: Banjir Pengaruhi Minat Turis

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Desember 24, 2025 9:55 am
Anisa Aulia
Dusep
Share
Wisatawan mancanegara berjalan di area situs arkeologi kuno saat berkunjung pada acara cerita di balik sejarah di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Kawi, Gianyar, Bali, Selasa (25/11/2025)
Wisatawan mancanegara berjalan di area situs arkeologi kuno saat berkunjung pada acara cerita di balik sejarah di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Kawi, Gianyar, Bali, Selasa (25/11/2025). (Sumber: Antara Foto/Nyoman Hendra Wibowo/sgd)
SHARE

Pariwisata di Bali kini tengah menjadi sorotan masyarakat karena dikabarkan sepi wisatawan. Wisatawan mancanegara (wisman) diduga kini lebih memilih berlibur ke negara lainnya seperti Thailand dan Vietnam.

Daftar isi Konten
  • Banjir Jadi Penyebab Wisatawan Tak Berlibur di Bali
  • Okupansi Hotel Turun 5 Persen

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran mengatakan pihaknya belum memiliki data terkait kebenaran informasi tersebut. Namun, penurunan wisman bisa saja terjadi.

Ya mungkin terjadi penurunan, betul. Ini kan dampaknya banyak hal, karena yang menyampaikan itu kan salah satunya Pak Gubernur (Bali) sendiri ya yang mengeluarkan statement bahwa memang dari rata-rata kunjungannya itu menurun ya untuk bulan Desember,”

ujar Maulana kepada owrite.

Maulana menduga, penyebab turunnya wisatawan di Bali lantaran lebih memilih destinasi wisata di wilayah lainnya. Dia mengatakan, naiknya jumlah wisatawan di Bali terjadi di antara bulan Juli hingga Agustus.

Jadi mungkin-mungkin saja wisatawan yang menurun di Bali itu justru dia pergi ke daerah lain, selain Bali kan bisa saja di situ. Karena kan pertumbuhan angka kehidupan wisman itu tidak membludak secara besar gitu, naiknya sekian persen-sekian persen,”

katanya.

Banjir Jadi Penyebab Wisatawan Tak Berlibur di Bali

Sejumlah pedagang berjalan di dekat area tembok pagar rumah yang ambruk akibat bencana banjir di Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, Bali, Selasa (16/12/2025). (Sumber: Antara Foto/Nyoman Hendra Wibowo/foc)

Maulana menuturkan, adanya bencana banjir di Sumatera dan Guci, Tegal mempengaruhi pariwisata di Bali. Kondisi itu menyebabkan traveler mempertimbangkan untuk berlibur di Bali.

Kejadian-kejadian fenomena alam itu juga pasti akan mempengaruhi pariwisata di Bali itu pasti. Seperti terakhir kemarin kan ada dua kali ya, banjir ya kan, kemarin terakhir juga masih ada banjir. Jadi fenomena cuaca ekstrem segala macam itu juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pariwisata,”

ujarnya.

Menurutnya pemerintah harus mengambil tindakan tegas terkait kondisi cuaca hingga mitigasi selanjutnya. Sehingga para wisatawan merasa yakin dan aman saat akan berwisata.

Sehingga para traveler ini bisa yakin untuk tetap ber-traveling karena ada informasi bagaimana kondisi cuacanya, mitigasi bencananya, dan selanjutnya. Itu kan sebenarnya dari pihak pemerintah yang harus meng-declare itu ya, supaya kenyamanan mereka untuk berwisata itu ada gitu loh,”

katanya.

Okupansi Hotel Turun 5 Persen

Wisatawan mancanegara berjalan di dekat lukisan penari Bali di Pullman Bali Legian Beach, Badung, Bali, Kamis (18/12/2025). (Sumber: Antara Foto/Nyoman Hendra Wibowo/bar)

Maulana mengatakan, tingkat okupansi hotel atau keterisian kamar masih dalam kondisi tidak baik-baik saja. Dia mengungkap, pada tutup tahun 2025 okupansi hotel minus 5 persen.

Kalau kita melihatnya sejauh ini okupansi masih belum cukup baik ya. Kalau kita nanti tutup tahun di 2025 ini sebenarnya kita minus, hampir rata-rata lebih dari 5 persen,”

jelasnya.

Namun, penyebab turunnya okupansi hotel lantaran pemerintah melakukan efisiensi anggaran. Sebab biasanya pemerintah seringkali menyelenggarakan kegiatan secara nasional dan internasional.

Selain itu, karena efisiensi anggaran ini hotel kehilangan pendapatan lebih dari 60 persen pada tahun ini. Sebab kontribusi kegiatan pemerintah ke okupansi hotel mencapai 60-80 persen.

Kemudian yang kedua juga terkait masalah revenue. Kita di industri akomodasi itu lossnya hampir lebih dari 60 persen ya untuk total revenue kita yang tahun 2025,”

katanya.

Maulana tak mengelak, turunnya wisatawan di Bali membuat banyak bisnis tutup. Ia menilai, banyak bisnis tidak bisa bertahan karena kondisi tersebut.

Iya, karena sulit bertahankan itu saya bilang tadi kan. Minus 5 persen itu bukan sesuatu yang kecil. Tapi revenue hilangnya itu bisa lebih diatas 50-60 persen, bukan kondisi yang baik-baik saja,”

terangnya.

Dia menilai, bila hal ini tidak diantisipasi oleh pemerintah pada tahun 2026, maka kondisi pariwisata akan semakin parah.

Itu kalau gak diantisipasi untuk 2026 akan jadi lebih parah. Karena okupansi yang saya bilang minus 4-5 persen itu kondisinya malah lebih rendah dari tahun 2022. Nah itu, jadi kalau tadi dikatakan banyak yang tutup, ya bisa jadi. Karena nggak kuat untuk menahan beban operational cost mereka,”

ujar Maulana.
Tag:baliBanjirPariwisataturisViralWisatawan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Sejumlah kendaraan pemudik melaju perlahan saat penerapan sistem satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah
Nasional

Antisipasi Kemacetan, Kakorlantas Imbau Pemudik Tak Pulang Bersamaan di Puncak Arus Balik 24 Maret

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryo Nugroho, mengimbau masyarakat agar tidak kembali secara bersamaan pada 24 Maret 2026. Tanggal tersebut diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran yang berpotensi…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Trump Ultimatum Hancurkan Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka!

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ancaman tegas terhadap Iran terkait penutupan Selat Hormuz. Trump menyatakan bahwa AS akan menghancurkan fasilitas pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak segera membuka kembali…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Ilustrasi penumpang melalui kapal penyebrangan ASDP
Nasional

Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Siapkan Skema Baru di Pelabuhan

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bergerak cepat melakukan evaluasi sejumlah titik krusial setelah puncak arus mudik Lebaran 2026 terlewati. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus balik, khususnya di lintas penyeberangan Sumatra–Jawa,…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 Min Read

BERITA LAINNYA

KCIC mencatat terjadi lonjakan pembelian tiket kereta Whoosh pada H+2 Lebaran 2026
Ekonomi Bisnis

Whoosh Diserbu Penumpang, 13 Ribu Tiket Terjual

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat sebanyak 13 ribu tiket kereta…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
By
Rahmat
Ivan
1 hari lalu
Pengeboran minyak di tengah gurun. (Sumber: Unsplash/Yuan Chen)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Tembus US$112 Per Barel Usai Irak Stop Ekspor dan Kilang Kuwait Diserang

Harga minyak dunia kembali melonjak tajam di tengah eskalasi konflik AS-Israel vs…

dusep-malik
By
Dusep
1 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Tak Hanya Efisiensi Anggaran, Purbaya Akan Batasi Pengajuan Baru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membatasi pengajuan anggaran baru Kementerian Lembaga…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
2 hari lalu
Sejumlah pemudik kereta api jarak jauh berjalan setibanya di Stasiun Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat
Ekonomi Bisnis

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Laris Manis, 3,7 Juta Lebih Terjual

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up