Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 26 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Tanpa Cukai MBDK di 2026 , Gimana Nasib Bea Cukai Kejar Target Penerimaan Rp336 T?
Ekonomi Bisnis

Tanpa Cukai MBDK di 2026 , Gimana Nasib Bea Cukai Kejar Target Penerimaan Rp336 T?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Desember 31, 2025 11:19 am
Anisa Aulia
Dusep
Share
Ilustrasi Minuman Berpemanis dalam Vending Machine.
Ilustrasi Minuman Berpemanis dalam Vending Machine. (Sumber: Unsplash/Hilmi Alwan)
SHARE

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah memutuskan tidak mengenakan tarif cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK), dan tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2026. 

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto mengatakan, tanpa pengenaan cukai ini pihaknya akan mengoptimalkan target penerimaan kepabeanan dan cukai 2026 sebesar Rp336 triliun. Hal ini diantaranya dengan penguatan kualitas pengawasan hingga perluasan basis penerimaan.

Tanpa kenaikan tarif cukai dan adanya penundaan cukai MBDK, Bea Cukai mengoptimalkan target penerimaan melalui penguatan kualitas pengawasan, penegakan hukum berbasis risiko, serta perluasan basis penerimaan pada bea masuk, bea keluar, dan cukai,”

ujar Nirwala dalam media gathering dikutip Rabu, 31 Desember 2025.

Nirwala menjelaskan, untuk perluasan basis penerimaan pada bea masuk strategi difokuskan pada pengembangan konsep Smart Customs berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Teknologi ini digunakan untuk penelitian nilai pabean, klasifikasi barang, pemanfaatan fasilitas Free Trade Agreement (FTA), dan penajaman penjaluran risiko.

Didukung optimalisasi alat pemindai, serta profiling risiko berbasis AI guna menekan undervaluation, misdeclaration, dan kebocoran penerimaan,”

terangnya.

Kemudian pada bea keluar, penerimaan akan ditingkatkan melalui ekstensifikasi komoditas baru yakni emas dan batu bara. Langkah ini dilakukan dengan penguatan Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC)  melalui modernisasi laboratorium dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Sedangkan dari bidang cukai, Nirwala menuturkan bahwa fokus akan diarahkan pada penguatan Operasi Serentak dan Terpadu pemberantasan (BKC) ilegal, serta pengawasan pemesanan pita cukai berbasis AI.

Sehingga penerimaan meningkat melalui penurunan rokok ilegal dan peningkatan kepatuhan tanpa menambah beban tarif,”

ujarnya.

Cukai MBDK Sudah Tercantum dalam APBN 2026

Sebagai informasi, pengenaan cukai MBDK untuk tahun depan sebenarnya sudah tercantum dalam APBN 2026, dengan target penerimaan sebesar Rp7 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan batal menerapkan pungutan cukai MBDK pada 2026. Keputusan ini diambil mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional yang dinilai belum membaik.

Purbaya mengatakan, tak jadinya MBDK dikenakan cukai lantaran ekonomi masyarakat dinilai belum cukup kuat.

Untuk minuman manis dalam kemasan, kenapa saya tidak presentasikan sekarang, memang kami belum akan menjalankannya. Kami akan jalankan dan mulai memikirkannya ketika ekonomi sudah dalam keadaan lebih baik dari sekarang,”

ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin, 8 November 2025.

Bendahara Negara menyatakan, pengenaan cukai MBDK akan dilakukan jika ekonomi RI tumbuh lebih dari 6 persen. Diketahui, pada kuartal III-2025 perekonomian Indonesia tercatat ada di angka 5,04 persen secara year on year (yoy).

Saya pikir kalau ekonomi sudah tumbuh 6 persen lebih,kami akan datang ke sini untuk mendiskusikan cukainya seperti apa yang pantas diterapkan. Kalau sekarang, saya pikir ekonomi masyarakat belum cukup kuat,”

jelasnya.
Tag:APBN 2026Bea CukaiKemenkeuMBDKPenerimaan negaraTarif Cukai
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026 di Jakarta
Ekonomi Bisnis

APBN Masih Kuat, Purbaya: Pemerintah Belum Akan Naikkan hingga Batasi Pembelian BBM

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, dan membatasi pembelian BBM dalam waktu dekat. Purbaya mengatakan, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Pemudik antre untuk masuk ke dalam Kapal Motor (KM) Sinabung di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara
Nasional

DPR Ingatkan Keselamatan Jadi Prioritas Saat Arus Balik Lebaran

Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026, masyarakat diminta untuk lebih mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, menegaskan bahwa kesadaran pemudik menjadi faktor utama dalam…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terbang ke negara ASEAN untuk menghadiri dialog perdamaian
Nasional

Video JK di Pesawat Menuju Iran Hoaks

Beredar video Wakil Presiden ke-10 dan ke 12, Jusuf Kalla bersama rombongan terbang ke Teheran, Iran disituasi perang yang masih memanas. Hal tersebut diluruskan Juru Bicara (jubir) JK, Husain Abdullah…

By
Rahmat
Ivan
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi WFH. (Sumber: Usplash/Clay Banks)
Ekonomi Bisnis

Ekonom Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Ampuh Tekan APBN, Justru Ini yang Harus Dipangkas

Pemerintah akan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
30 menit lalu
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Genjot Hilirisasi Rp239 Triliun, Fokus Perkuat Ketahanan Energi

Pemerintah menegaskan, perkembangan percepatan program hilirisasi dan penguatan ketahanan energi sebagai strategi…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
31 menit lalu
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
Ekonomi Bisnis

Bahlil Buka Peluang Relaksasi Produksi Nikel dan Batu Bara Saat Harga Tinggi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, bahwa pemerintah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 jam lalu
Ilustrasi Transisi Energi. (Sumber: Unsplash/ Tim van der Kuip)
Ekonomi Bisnis

IESR: WFH 1 Hari Sepekan ASN/Swasta Tak Cukup, RI Perlu Langkah Cepat Transisi Energi

Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai rencana pemerintah menerapkan kebijakan work…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up