Bank Indonesia (BI) melaporkan, kinerja kegiatan usaha melambat pada kuartal IV-2025. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada kuartal IV sebesar 10,61 persen, atau lebih rendah dari 11,55 persen pada kuartal III-2025.
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, kinerja mayoritas kegiatan usaha terindikasi tumbuh positif dengan SBT tertinggi pada Lapangan Usaha (LU) jasa keuangan.
Nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada kuartal IV-2025 sebesar 10,61 persen, meski lebih rendah dari 11,55 persen pada kuartal III 2025,”
ujar Denny dalam keterangannya Senin, 19 Januari 2026.
Adapun untuk LU jasa keuangan tercatat sebesar 1,95 persen, LU perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan motor 1,21 persen, LU industri pengolahan 1,18 persen. Kemudian LU administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib 1,02 persen, LU Informasi dan komunikasi 0,90 persen, serta LU penyediaan akomodasi dan makan minum 0,77 persen.






