Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 9 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Jalan Abu-Abu Thomas Djiwandono ke BI: Mundur dari Partai, Tetap di Lingkar Penguasa
Ekonomi Bisnis

Jalan Abu-Abu Thomas Djiwandono ke BI: Mundur dari Partai, Tetap di Lingkar Penguasa

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Januari 21, 2026 6:25 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
7 bulan lalu
Share
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. (Sumber: Dok. Biro KLI Kemenkeu)
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. (Sumber: Dok. Biro KLI Kemenkeu)
SHARE

Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menegaskan bahwa anggota dewan gubernur Bank Indonesia (BI) saat pencalonan bukan merupakan pengurus atau anggota partai politik. Kondisi ini sejalan dengan pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Kepentingan Dibalik Mundurnya Thomas
  • Moneter Benteng Terakhir Perekonomian RI
  • Keponakan Presiden Tapi Usulan Gubernur BI

Menteri Sekretaris Negara sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Prasetyo Hadi memastikan Thomas Djiwandono sudah mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Gerindra. Ia menyebut, pencalonan Thomas sudah memenuhi persyaratan. 

Ya, pada saat dicalonkan sudah memenuhi persyaratan-persyaratan, sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai,”

ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Rabu, 21 Januari 2026.

Kepentingan Dibalik Mundurnya Thomas

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai, mundurnya Thomas akan tetap memberikan sentimen negatif terhadap independensi BI. Sebab mundurnya Thomas karena ada kepentingan untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Mundur karena ada kepentingan lainnya yang menurut saya juga sama saja, ada kepentingan partai yang dibawa. Meskipun menggugurkan larangan seperti di UU P2SK, tapi sentimen negatif independensi tetap jalan,”

ujar Huda kepada owrite.

Menurut Huda, sebelum masuk ke sektor moneter, seharusnya Thomas sudah mundur dari keanggotaan partai dari beberapa tahun sebelumnya, dengan menjadi profesional non partai.

“Harusnya sudah tidak aktif dari beberapa tahun yang lalu. Bekerja di pemerintahan non partai. Tahun kemarin saja masih jadi bendahara umum (Gerindra), mundur tanpa ada kepentingan ya membodohi masyarakat namanya,” tekannya.

Moneter Benteng Terakhir Perekonomian RI

Gedung Bank Indonesia.
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)

Huda khawatir, masuknya Thomas ke dalam tubuh Bank Indonesia akan merusak tatanan sistem moneter. Sebab ketika kinerja fiskal buruk, maka sektor moneter akan menjadi benteng terakhir perekonomian nasional untuk menopang.

Saya khawatir masuknya Tommy ke BI bisa merusak tatanan sistem moneter yang sudah kita bangun selama ini. Sektor fiskal rusak, sektor moneter rusak, krisis akan mengintai,”

tuturnya.

Huda menilai, selama menjabat sebagai wakil menteri keuangan, Thomas telah terbukti gagal. Hal ini tercermin dari defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang melebar. Ia menduga, masuknya Thomas di bursa pencalonan untuk kelak menduduki posisi Gubernur Bank Indonesia.

Tommy juga selama ini mengurus fiskal dan terbukti gagal, defisit melebar, namun ini justru didorong untuk menduduki posisi Gubernur BI kelak. Jelas pemikiran yang tidak logis, hanya kepentingan pribadi dan partai Gerindra saja yang membenarkan hal tersebut,”

ujarnya.

Menurut Huda, Thomas seharusnya membuktikan diri di sektor fiskal dengan mampu mengurus anggaran negara. Sehingga publik tidak bertanya-tanya akan kemampuannya.

Buktikan terlebih dahulu mampu mengurus anggaran dengan baik dan benar meskipun hanya Wamenkeu. Baru publik menilai apakah ada perbaikan atau tidak,”

katanya.

Keponakan Presiden Tapi Usulan Gubernur BI

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad didampingi didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad didampingi didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons status Thomas sebagai keponakan dari Presiden Prabowo, ia mengatakan bahwa pengusulan Thomas merupakan usulan Gubernur BI Perry Warjiyo.

Pengusulan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI itu adalah pilihan dari Gubernur BI sendiri. Nah, sehingga kalau dikatakan ada intervensi misalnya dari presiden pengusulan itu kemudian dari gubernur BI,”

tuturnya.

Ia mengatakan, keputusan pencalonan Thomas itu dilakukan dengan melibatkan unsur yang ada di Bank Indonesia. Sehingga, pencalonan sudah melalui persetujuan bersama di BI. 

Kemudian tentunya masyarakat perlu tahu bahwa pengambilan keputusan di BI itu adalah kolektif kolegial. Jadi ya bagaimana kemudian seorang deputi bisa mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain itu tidak mungkin,”

katanya.
Saat Politik Masuk ke Jantung Moneter: Pencalonan Thomas Djiwandono Perburuk Citra BI di Pasar
Tag:Bank IndonesiaDeputi Gubernur BIPartai GerindraThomas Djiwandono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wasit Jadi Sorotan! Keputusan VAR di Laga Indonesia vs Singapura Tuai Polemik
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
1
Enam Lantai Gedung Bapenda DKI Terbakar, Titik Awal Api Masih Misterius
By Rika Pangesti
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta
2
Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Sudah Periksa 80 Lebih Saksi
By Rahmat Baihaqi
Direktur Penyidikan Jampidus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi (kanan) didampingi Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna (ketiga kiri) menyampaikan keterangan pers terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
3
Bukan Wasit Elite AFC, Ini Fakta Mohammed Khalfan Salim Pimpin Laga Indonesia vs Singapura
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
John Herdman Buka Suara Usai Indonesia Tersingkir, Tolak Salahkan Wasit!
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bersiap memimpin anak latihnya melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Youtube Kementerian ESDM)
Ekonomi Bisnis

Bahlil Kenang Saat “Dihajar” Demonstran 1,5 Bulan Gegara Larangan Ekspor Nikel

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenang salah satu…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Kereta Cepat (Whoosh) Jakarta-Bandung. (Sumber: Dok. KCIC)
Ekonomi Bisnis

Diklaim Purbaya Tak Bebani APBN, Utang Whoosh Justru Bisa Jadi ‘Bom Waktu’

Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh akan diselesaikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pertemuan dengan periset dan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Kepuasan terhadap Prabowo Anjlok, Publik Lebih Percaya Kondisi Ekonomi Riil daripada Angka Pemerintah

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menurun tajam sekitar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Akhir Pekan Ditutup Menghijau, Rupiah Menguat Rp17.897 per Dolar AS dan IHSG Naik 1,04 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up