Tabungan nasabah orang kaya mengalami kenaikan pada tahun 2025. Hal ini tercermin dari tabungan di atas Rp5 miliar di perbankan naik hingga 22,76 persen secara year on year (yoy).
Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba mengatakan naiknya tabungan nasabah di atas Rp5 miliar didorong adanya penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Untuk di atas Rp5 miliar ini juga tumbuh dan pertumbuhannya cukup tinggi, itu 22,76 persen pertumbuhannya. Ini mungkin juga dikontribusi adanya penempatan dana SAL pemerintah itu mungkin persentasenya cukup tinggi jadinya itu,”
ujar Ferdinan dalam konferensi pers dikutip Kamis, 29 Januari 2026.
Sedangkan untuk tabungan nasabah di bawah Rp100 juta tumbuh sebesar 3,43 persen secara yoy. Ia menyebut, pertumbuhan ini melambat bila dibandingkan tahun sebelumnya.
Di bawah Rp100 juta ini pertumbuhannya year on year itu 3,43 persen. Jadi memang kalau dilihat dari pertumbuhan total dia tidak terlalu lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, tapi dia tumbuh,”
tuturnya.
Adapun Purbaya Yudhi Sadewa usai dilantik menjadi Menteri Keuangan melakukan keputusan untuk menempatkan dana pemerintah di bank plat merah sebesar Rp200 triliun. Langkah ini diambil untuk meningkatkan likuiditas di sistem perbankan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Lalu dua bulan setelahnya, yakni di 10 November 2025. Purbaya menambah dana SAL di perbankan sebesar Rp76 triliun. Akan tetapi, pada bulan Desember sudah menarik dana penempatan pemerintah di perbankan sebesar Rp75 triliun, dari tambahan Rp76 triliun.
Purbaya menjelaskan, dana yang ditarik itu digunakan untuk belanja kebutuhan rutin Kementerian Lembaga (K/L). Ia mengungkapkan, dampak dari penempatan dana pemerintah di sistem perbankan tidak seoptimal dugaannya.
Dampak kebijakan injeksi uang yang kita taruh di sistem perbankan, itu nggak seoptimal yang saya duga. Harusnya ekonomi lebih lebih cepat, karena ada sedikit ketidaksinkronan kebijakan antara kami dengan Bank Sentral yang sekarang sudah dibereskan,”
ujar Purbaya.

