Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Harga Minyak Balik Arah, Trump Klaim ‘Rem’ Serangan Usai Negosiasi Produktif AS-Iran
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Balik Arah, Trump Klaim ‘Rem’ Serangan Usai Negosiasi Produktif AS-Iran

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 24, 2026 1:21 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Ilustrasi kapal tanker pembawa bahan bakar minyak (BBM). (Sumber: Unsplash/Georg Eiermann)
Ilustrasi kapal tanker pembawa bahan bakar minyak (BBM). (Sumber: Unsplash/Georg Eiermann)
SHARE

Harga minyak dunia anjlok pada perdagangan Senin, usai Presiden Donald Trump menyatakan bahwa AS dan Iran telah melakukan pembicaraan yang produktif untuk mengakhiri perang. Trump juga memerintahkan penghentian serangan selama lima hari terhadap infrastruktur energi utama di negara tersebut.

Minyak mentah Brent turun hampir 11 persen menjadi US$99,94 per barel, setelah mencapai level US$$112 pada Jumat. Sedangkan West Texas Intermediate (WTI) turun lebih dari 10 persen menjadi US$$88,13 per barel. 

Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat, dan negara Iran, telah mengadakan, selama dua hari terakhir, percakapan yang sangat baik dan produktif mengenai penyelesaian lengkap dan total atas permusuhan kita di Timur Tengah,”

ujar Trump dalam sebuah postingan di Truth Social dilansir melalui CNBC Selasa, 24 Maret 2026.

Saya telah memerintahkan Departemen Perang untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari,”

tambah Trump.

Pernyataan ini muncul setelah Trump pada Sabtu mengatakan bahwa Iran memiliki waktu 48 jam untuk membuka kembali Selat Hormuz, atau Amerika Serikat akan menyerang pembangkit listrik Iran.

Namun, hingga saat ini belum jelas kapan jalur pelayaran penting tersebut akan dibuka kembali.

Adapun Goldman Sachs secara tajam menaikkan proyeksi harga minyak pada Senin, dengan memperkirakan harga Brent akan rata-rata US$110 pada Maret dan April. Angka itu naik dari perkiraan sebelumnya sebesar US$98, atau melonjak 62 persen dari rata-rata tahunan 2025. Bank tersebut juga menaikkan perkiraan WTI menjadi US$98 pada Maret dan US$105 pada April.

Dengan asumsi aliran di Selat Hormuz tetap pada 5 persen (dari aliran normal) hingga 10 April, harga kemungkinan akan cenderung naik selama periode tersebut,”

kata analis Goldman.

Goldman menambahkan, kekhawatiran pemerintah terhadap risiko pasokan yang terkonsentrasi dan kapasitas cadangan domestik yang terbatas dapat mendorong penimbunan stok serta kenaikan harga jangka panjang.

Menurut Goldman, bila aliran minyak di Selat Hormuz tetap di level 5 persen selama 10 minggu, harga harian Brent kemungkinan akan melampaui rekor level 2008. Minyak mentah Brent mencapai sekitar US$147 per barel pada Juli 2008 sebelum anjlok ke sekitar US$40 dalam hitungan bulan seiring krisis keuangan global menghancurkan permintaan.

Media pemerintah Iran pada hari Minggu menegaskan bahwa Teheran akan mengizinkan semua kapal melintasi selat tersebut dengan aman, kecuali kapal-kapal yang terkait dengan ‘musuh Iran.’

Tag:As-IranAS-Israel vs IranBrentHarga MinyakSelat HormuzTrumpWTI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
2
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
3
Sejumlah Rute Transjakarta Disetop dan Dialihkan Pasca Demo Jakarta, Ini Daftarnya 
By Syifa Fauziah
Bus listrik Transjakarta mengantre sebelum memasuki Halte Transjakarta Pasar Baru
4
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
5

BERITA LAINNYA

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Alexander Lubis (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BI Ubah Kebijakan Likuiditas 1 September, Sektor Ini Diincar Banyak Pembiayaan

Bank Indonesia (BI) akan memperbarui Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) mulai 1 September…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
48 menit lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elit dari Daftar Penerima MBG, Ini Tujuannya

Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret 80 sekolah dari daftar penerima program Makan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Kilang minyak di lepas pantai.
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Dunia Turun dan Stabil, Kini Dijual US$89,45 per Barel

Harga minyak dunia turun pada perdagangan Jumat, dan berada di jalur untuk…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
Emas Batangan. (Sumber: Unsplash/Jingming Pan)
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 28 Agustus 2026: Global dan Antam Sama-sama Meredup

Harga emas global tercatat turun pada perdagangan awal Asia, Jumat, seiring pasar…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up