Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Lagi, Pemerintah Bikin Bingung: Purbaya Bilang Utang Whoosh Hanya 50% dari APBN

Purbaya menegaskan berdasarkan informasi terakhir, pembayaran utang Whoosh menggunakan APBN hanya 50 persen.

Diskon woosh long weekend(Sumber: KCIC)
Diskon woosh long weekend(Sumber: KCIC)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons, terkait utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh sebesar Rp1,2 triliun akan sepenuhnya dibayar menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya mengatakan, belum mengetahui secara detail terkait penggunaan APBN untuk membayar utang tersebut. Ia mengatakan berdasarkan informasi terakhir, pembayaran utang menggunakan APBN hanya 50 persen.

Nanti saya belum dipanggil untuk masalah itu, seingat saya sih masih 50:50, tapi saya akan diskusi,”

ujar Purbaya di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Sebagai informasi, sejak dibangun pada 2016 proyek kereta cepat menelan biaya dengan total US$7,2 miliar. Hal ini terdiri atas investasi awal US$6,02 miliar dan pembengkakan biaya (cost over run) US$1,21 miliar.

Iklan

Sebelumnya, Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan pembayaran utang Whoosh akan menggunakan APBN. Hal ini dipastikannya usai menghadiri Stimulus Ekonomi Triwulan I dan Kesiapan Angkutan Idul Fitri 2026.

Iya (utang Whoosh dibayar pakai APBN),”

ujar Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Prasetyo menuturkan, saat ini teknis mengenai pelunasan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung sedang difinalisasi. Proses negosiasi katanya, dipimpin oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani.

Belum (selesai), kemarin laporan terakhir rapat di Danantara jadi masih ada finalisasi. Sekarang proses negosiasi atau pembicaraan teknisnya itu langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara,”

jelasnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.