Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / China Pangkas Target Ekonomi ke Level Terendah dalam 30 Tahun, Ini yang Bakal RI Rasakan
Ekonomi Bisnis

China Pangkas Target Ekonomi ke Level Terendah dalam 30 Tahun, Ini yang Bakal RI Rasakan

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 6, 2026 1:19 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Ilustrasi penambangan batu bara. (Sumber: Unsplash/Tatenda Mapigoti)
Ilustrasi penambangan batu bara. (Sumber: Unsplash/Tatenda Mapigoti)
SHARE

Pemerintah China menurunkan target pertumbuhan ekonomi pada 2026 di kisaran 4,5-5 persen, atau ke level terendah dalam 30 tahun terakhir. Penurunan target ini dikarenakan tekanan global yang kini semakin kompleks.

Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan penyesuaian yang dilakukan oleh China akan memberikan dampak terhadap ekspor Indonesia. Sebab, China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia. 

China terus melakukan rebalancing, dan berorientasi pada penguatan konsumsi domestik di tengah krisis geopolitik. Sebagai mitra dagang terbesar Indonesia, penurunan pertumbuhan China dimaknai sebagai penurunan permintaan produk dari Indonesia serta pelemahan peluang investasi,”

ujar Bhima saat dihubungi owrite, Kamis, 6 Maret 2026.

Bhima menuturkan, efek yang paling terasa untuk Indonesia adalah ekspor produk hilirisasi mulai dari nikel, bauksit, hingga barang tambang. Kinerja ekspor komoditas tersebut berpotensi mengalami kontraksi. 

Batu bara sudah terasa dari tahun lalu, ada shifting permintaan dari China untuk batu bara berkalori tinggi. Prospek harga komoditas ekspor Indonesia hanya andalkan kenaikan minyak alias supply shock bukan karena sisi permintaan,”

jelasnya. 

Bhima mengatakan, ekspor komoditas minyak sawit juga akan terdampak. Sebab, komoditas ini digunakan oleh industri makanan minuman dan oleokimia di China.

Minyak sawit ikut terdampak saat industri makanan minuman dan oleokimia di China alami penyesuaian order. Harus diantisipasi PHK di sektor utama seperti hilirisasi nikel, sawit, dan batu bara,”

terangnya.

Maka dari itu, Bhima menilai pemerintah harus melakukan diversifikasi ekspor ke negara lainnya seperti kawasan Kepulauan Pasifik hingga Amerika Selatan.

Pemerintah harus geser ke negara lain, diversifikasi ekspor termasuk ke intra ASEAN, Kepulauan Pasifik hingga Amerika Selatan,”

katanya.

Ekonomi RI Diproyeksi Melambat

Akibat kondisi ini, Bhima memproyeksi ekonomi RI hanya akan tumbuh di 4,97 persen pada 2026. Menurutnya, setiap 1 persen pelemahan pertumbuhan ekonomi China dampaknya 0,05 persen ke ekonomi Indonesia. 

Kalau China turun dari 5 persen ke 4,5 persen atau berkurang 0,5 persen maka ekonomi Indonesia bisa terpengaruh 0,025 persen alias tahun ini ekonomi Indonesia tumbuh 4,97 persen, jika asumsi tumbuh 5 persen year on year,”

ujar Bhima.

Adapun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), China merupakan negara tujuan ekspor non migas terbesar Indonesia sepanjang 2025. Ekspor non migas ke negara ini mencapai US$64,82 miliar atau sekitar 24,02 persen dari total ekspor non migas pada 2025.

Ekspor yang paling banyak dilakukan RI utamanya adalah besi dan baja sebesar US$17,92 miliar atau memberikan kontribusi 27,65 persen. Kemudian bahan bakar mineral sebesar US$10,47 miliar atau 16,16 persen, serta nikel dan barang daripadanya US$7,86 miliar atau 12,13 persen.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Investasi dan hilirisasi (BKPM) negara dengan realisasi investasi terbesar RI sepanjang 2025 adalah China. Investasi China di Indonesia mencapai US$7,5 miliar atau 7,9 persen. 

Tag:Batu baraBPSchinaeksporInvestasiPertumbuhan Ekonomisawit
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi chemistry
Cari Tahu

Chemistry Adalah? Simak Pengertian dan Tanda-tandanya 

Apakah kamu pernah berbicara dengan seseorang dan merasa nyambung, padahal kamu tidak mengeluarkan effort lebih? Bisa jadi itu yang disebut chemistry. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan koneksi alami antara…

By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
3 Min Read
Jeno dan Jaemin NCT
Hype

NCT JNJM Siap gelar Fan Meeting Tour di Jakarta

Duo baru dari NCT, yakni NCT JNJM yang beranggotakan Jeno dan Jaemin, akan menyapa penggemar mereka lewat tur fan meeting perdana bertajuk 2026 NCT JNJM FANMEETING TOUR DUALITY. Tur ini…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
2 Min Read
Presiden Prabowo menggunakan “Maung” dalam kunjungan kerjanya pada KTT ke-48 ASEAN yang berlangsung pada 7-8 Mei 2026.
Nasional

Cetak Sejarah! Maung Mejeng di Filipina Jadi Tunggangan Prabowo di KTT ASEAN

Presiden Prabowo Subianto tiba di Cebu, Filipina pada Kamis, 7 Mei 2026, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN.  Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, setibanya di sana, Prabowo langsung…

By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
1 Min Read

BERITA LAINNYA

PHM Tuntaskan Rejuvenasi Lapangan Handil. (Sumber: Dok. PHI)
Ekonomi Bisnis

PHM Tuntaskan Rejuvenasi Lapangan Handil, Produksi Minyak Langsung Naik 5 Persen

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menuntaskan Program Handil Rejuvenation di Lapangan Handil,…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
3 jam lalu
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Mata Uang Garuda Masih Loyo, Gubernur BI Klaim Sudah Intervensi All Out Jaga Rupiah

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, akan totalitas alias all out…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Gambar ilustrasi marketplace
Ekonomi Bisnis

Layanan Iklan Berbayar Tapi Jangkauan Organik Turun, Brand Ogah ‘Stay’ di Marketplace

Sejumlah merek kecantikan mengeluhkan tingginya potongan biaya dari platform e-commerce. Hal ini…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
3 jam lalu
Komite Stabilitas Sistem Keuangan.
Ekonomi Bisnis

Dinamika Timur Tengah Picu Volatilitas, KSSK Mitigasi Risiko Lonjakan Harga Energi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up