Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 18 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Perang AS-Israel Vs Iran Tekan APBN, Anggaran K/L Non MBG dan KDMP Dipangkas
Ekonomi Bisnis

Perang AS-Israel Vs Iran Tekan APBN, Anggaran K/L Non MBG dan KDMP Dipangkas

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 17, 2026 1:01 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Pemerintah saat ini memilih untuk melakukan efisiensi anggaran Kementerian Lembaga (K/L) akibat perang yang memanas di Timur Tengah. Efisiensi dilakukan agar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak melebihi batas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan efisiensi anggaran K/L dilakukan karena perang di Timur Tengah masih berlangsung dalam hitungan minggu. Sedangkan untuk tiga skenario yang sudah disiapkan pemerintah, akan dilakukan jika perang sudah berlangsung lama minimal lima bulan.

Jadi selama perangnya masih belum mencapai dalam tanda petik lima bulan, kita masih skenario pemotongan anggaran dan kita masih menggunakan maximum defisit itu 3 persen,”

ujar Airlangga dalam konferensi pes di Kemenko Perekonomian, Jakarta, dikutip Selasa, 17 Maret 2026.

Airlangga menyatakan, pemerintah tidak akan memangkas anggaran program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hal ini karena program tersebut merupakan investasi jangka panjang.

Program unggulan tidak ada yang diubah, semua tetap berjalan karena itu investasi jangka panjang,”

tegasnya.

Airlangga mengatakan, efisiensi anggaran K/L yang akan dilakukan pemerintah adalah menyasar pos belanja jasa, perjalanan dinas, hingga belanja peralatan.

Efisiensi itu bisa macam-macam, bisa dari belanja jasa, belanja perjalanan dinas, belanja aparatur, belanja peralatan. Kemudian dari masing-masing K/L juga ada program nanti yang bisa disisir,”

tuturnya.

Adapun terkait tiga skenario yang disiapkan pemerintah adalah menaikkan batas defisit di atas 3 persen. Namun, skenario itu akan diambil saat RI sudah mengalami krisis.

Jadi skenario yang kemarin dipaparkan adalah skenario perang yang relatif panjang lima bulan, enam bulan, 10 bulan. Karena kita lima bulan, enam bulan itu masih di dalam tahun anggaran sekarang, dan 10 itu sampai Desember,”

tuturnya.

Untuk skenario yang dibuat pemerintah ini dengan kenaikan minyak dunia di atas asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang dipatok sebesar US$70 per barel, pergerakan nilai tukar rupiah, dan Surat Berharga Negara (SBN). 

Skenario pertama dengan asumsi harga rata-rata minyak dunia sebesar US$86 per barel, dengan nilai tukar rupiah Rp17.000/dolar AS atau di atas asumsi makro yang sebesar Rp16.500. Kemudian pertumbuhan ekonomi dipertahankan di angka 5,3 persen, dan SBN 6,8 persen, maka defisit APBN akan sebesar 3,18 persen dari produk domestik bruto.

Lalu skenario kedua, harga rata-rata minyak US$97 per barel, dengan nilai tukar rupiah Rp17.300 per dolar AS, pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, dan SBN 7,2 persen, maka defisit APBN akan sebesar 3,53 persen. 

Sedangkan ketiga merupakan skenario terburuk atau pesimis, dengan harga minyak dunia mencapai US$115 per barel, kurs rupiah Rp17.500, pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, SBN 7,2 persen. Maka defisit APBN akan mencapai 4,06 persen.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan bahwa anggaran Program MBG yang sebesar Rp335 triliun pada tahun ini tidak akan dipotong oleh pemerintah. 

Sementara kita masih tetap dengan yang ada, terutama yang sudah diterapkan dengan APBN 2026,”

ujarnya.

Dadan mengatakan, sudah melakukan diskusi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya mengatakan bahwa anggaran MBG non makan akan diefisiensikan. Dalam pembicaraan itu, anggaran MBG dipastikannya belum akan diutak-atik.

Tadi sudah kita bicarakan terkait dengan hal itu. Sementara kita masih belum ada perubahan,”

tuturnya.
Tag:Anggaran K/LAPBNAS-Israel vs Iranefisiensi anggaranKDMPMBGPemotongan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Doa Menag di Istana Saat HUT RI ke-81 Viral, Netizen: “Kok Ada Persentase?”
By Ani Ratnasari
Menag Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
1
Prabowo Diapit Jokowi-Gibran di HUT RI, Sinyal Hubungan Kertanegara-Solo Baik-Baik Saja?
By Hardani Triyoga
Presiden RI Prabowo Subianto duduk diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Merdeka. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S).
2
BEM UI Demo, Bawa 8 Tuntutan “Merebut Kemerdekaan”
By Rahmat Baihaqi
Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Imawan.
3
BEM UI Gagal Long March ke Bundaran HI, Massa Tertahan di Depan Gedung UOB
By Rahmat Baihaqi
Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI tertahan aparat di depan gedung UOB saat ingin unjuk rasa menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat.
4
Rupiah Melemah ke Rp17.850 per Dolar AS, Ini Proyeksinya Sepanjang Hari Ini 
By Anisa Aulia
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Helikopter Presiden Prabowo di Kawasan Istana Negara IKN (sumber: Instagram @basukihadimuljono)
Ekonomi Bisnis

Nasib Warisan Jokowi, Prabowo Cuma Kasih Anggaran IKN Rp6,7 Triliun pada 2027

Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran untuk Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Petugas kebersihan membersihkan kaca ruang Pusat Pelayanan Terpadu Badan Gizi Nasional (BGN) di kantor BGN Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Muhammad Adimaja/wsj)
Ekonomi Bisnis

10 K/L Dapat Anggaran Jumbo di 2027, BGN Urutan Pertama Disusul Kemenhan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengalokasikan anggaran belanja Kementerian Lembaga (K/L) sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi Motor Listrik
Ekonomi Bisnis

Airlangga Buka-bukaan Soal Insentif 1 Juta Motor Listrik, Begini Perkembangan Barunya

Presiden Prabowo Subianto akan memberikan insentif kepada perusahaan yang mampu memproduksi 1…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi industri nikel. (Sumber: Unsplash/Morteza Mohammadi)
Ekonomi Bisnis

APNI Klaim Bursa Mineral Bisa Persempit Praktik Underinvoicing Sektor Pertambangan

Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menilai pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up