Jelang Hari Raya Idul Fitri, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada Rabu, 18 Maret 2026.
Dilansir dari laman Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp8.000 menjadi jadi Rp2.996.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.988.000 per gram.
Begitu pula untuk harga jual kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan dengan nominal yang sama menjadi Rp2.748.000 per gram.
Kenaikan ini menandakan adanya penguatan harga emas di pasar domestik, meski pergerakannya masih cenderung naik-turun dalam beberapa waktu terakhir.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini, Rabu, 18 Maret 2026.
- 0,5 gram: Rp1.548.000
- 1 gram: Rp2.996.000
- 2 gram: Rp5.932.000
- 3 gram: Rp8.873.000
- 5 gram: Rp14.755.000
- 10 gram: Rp29.455.000
- 25 gram: Rp73.512.000
- 50 gram: Rp146.945.000
- 100 gram: Rp293.812.000
- 250 gram: Rp734.265.000
- 500 gram: Rp1.468.320.000
- 1.000 gram: Rp2.936.600.000
Emaa Global
Dilansir dari laman CNBC, menurut data terakhir pada Selasa, 17 Maret 2026, harga emas global cenderung stabil karena pelaku pasar memantau konflik Iran yang semakin intensif dan menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve AS yang akan datang.
Harga emas spot sedikit berubah pada US$5.000,61 per ons pada pukul 16.03. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik 0,07 persen menjadi US$5.005,90.
Pasar emas mencerminkan “tindakan penyeimbangan” antara permintaan aset aman di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan tekanan bearish dari inflasi, kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.
Saya pikir emas mungkin akan mencapai rekor tertinggi baru, tetapi saya menduga itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Saya pikir para pelaku pasar bullish telah kehabisan tenaga,”
tambahnya.
Emas batangan dianggap sebagai aset yang aman selama periode ketidakpastian dan inflasi, tetapi menjadi kurang menarik dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak menghasilkan bunga.


