Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 14 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Setelah Mudik, Gelombang Wisata Datang! Hotel Diprediksi Panen Besar H+2 Lebaran
Ekonomi Bisnis

Setelah Mudik, Gelombang Wisata Datang! Hotel Diprediksi Panen Besar H+2 Lebaran

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Maret 18, 2026 1:18 pm
Adi Briantika
Dusep
Share
Kamar Hotel. (Sumber: Mercure Bandung City Centre)
Kamar Hotel. (Sumber: Mercure Bandung City Centre)
SHARE

Menjelang Lebaran 2026, Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran memproyeksikan lonjakan tingkat hunian (okupansi) hotel meningkat di berbagai destinasi wisata utama. 

Kebijakan Work From Anywhere (WFA) alias kerja dari mana saja dan panjangnya cuti bersama yang beririsan dengan libur sekolah dinilai menjadi katalis utama, namun PHRI mengingatkan bahwa realisasi target ini sangat bergantung pada daya beli masyarakat.

Yusran membedah dampak libur panjang ini dari dua sisi mata pisau: pariwisata dan ekonomi makro. Dari kacamata pariwisata, kebijakan WFA memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk memperpanjang masa tinggal di daerah tujuan wisata.

Perjalanan mudik adalah karakter tahunan yang pergerakannya sangat besar. Setelah bersilaturahmi di kampung halaman, masyarakat umumnya melanjutkan dengan perjalanan wisata lintas provinsi bersama keluarga. Kebijakan WFA yang sejalan dengan libur anak sekolah hingga sekitar tanggal 30 atau 31 Maret, memungkinkan mereka memperpanjang masa libur,”

kata Yusran kepada owrite, Rabu, 18 Maret 2026. 

Berbeda dengan sektor transportasi yang mengalami puncak kepadatan pada arus mudik (sebelum hari-H), sektor perhotelan diprediksi memanen okupansi setelah hari raya. Yusran berpendapat momentum emas bagi industri perhotelan tidak terjadi pada hari pertama Lebaran. 

Kalau waktu umumnya, imbas di sisi perhotelan itu baru mulai pada H+2. Kalau H-minus, masyarakat masih di kampung halaman. Perjalanan wisata itu biasanya dilakukan setelah Lebaran,”

jelas dia.

Bagi masyarakat non-muslim, panjangnya durasi libur Lebaran juga dimanfaatkan untuk berlibur ke destinasi favorit seperti Bali sejak awal periode cuti bersama.

Meski menguntungkan industri hospitality, Yusran memberikan catatan perihal implementasi WFA dari sudut pandang ekonomi secara luas. Ia menilai keuntungan sektor pariwisata kerap bertolak belakang dengan produktivitas di sektor usaha lain.

Sektor lain tentu semakin banyak libur, semakin banyak hambatan untuk menjalankan operasional bisnisnya. Contohnya perbankan, kalau liburnya panjang tentu agak repot. Jadi tidak serta-merta kebijakan WFA ini diimplementasikan penuh. Kami perhatikan di daerah, pemerintah daerah juga tidak semuanya menerapkan WFA sampai 30 Maret, tapi ada yang 25 Maret kembali masuk (bekerja),”

terang Yusran.

Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya faktor daya beli. Berkaca pada periode libur sebelumnya, tingginya minat bepergian tidak akan berdampak maksimal jika tidak ditopang oleh daya beli yang kuat.

Menyikapi masa libur dan cuti bersama yang membentang hingga akhir pekan setelah Lebaran, PHRI menargetkan tingkat okupansi yang agresif di sejumlah daerah.

Kami berharap angka rata-rata okupansi di destinasi yang menjadi target itu bisa mencapai minimal 80 persen. Karena bagi kami, okupansi 70 persen itu sebenarnya masih low season. Paling tidak, kami bisa mendapat 6 hari masa libur dengan rata-rata okupansi kota di angka 80 persen, itu sudah cukup baik,”

ucap Yusran.

Wilayah yang diprediksi menjadi penyumbang okupansi terbesar di Pulau Jawa meliputi Yogyakarta, Bandung, dan Semarang. Sementara di Pulau Sumatera, pergerakan wisatawan akan terpusat di Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung. Sementara, Bali juga dipastikan tetap menjadi magnet utama.

Mayoritas pergerakan bersumber dari Jakarta. Jakarta adalah titik tolak pendatang yang keluar dan menyebar ke mana-mana, baik ke Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan lainnya,”

ujar Yusran.

Prediksi Pemudik 

Kementerian Perhubungan memprediksi 143,9 juta orang bakal mudik tahun ini. Angka ini turun 1,7 persen dibanding periode tahun lalu. 

Berdasar hasil Survei Angkutan Lebaran 2026, Jawa Barat diperkirakan menjadi provinsi asal pemudik terbesar dengan total 30,97 juta orang atau 21,52 persen dari jumlah pergerakan nasional. Sementara, Jawa Tengah menjadi daerah tujuan favorit, dengan proyeksi 38,71 juta orang atau 26,90 persen dari total pemudik. 

Demi mendukung kelancaran perjalanan, pemerintah mendorong kebijakan WFA agar kepadatan bisa terurai dan perjalanan lebih aman serta nyaman. Berbagai sarana transportasi juga telah disiapkan guna mudik, yakni 31.345 bus, 2.683 kereta, 392 pesawat, 829 kapal laut, hingga 255 kapal penyeberangan.

Tag:hotelLebaranLibur SekolahMudikPHRIWFAwisata
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Update Kasus Ijazah Palsu: Polisi Segera Rilis Keputusan Kelengkapan Perkara Roy Suryo cs
By Rahmat
Roy Suryo Notodiprojo memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang uji materi pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (23/2/2026).
1
Viral Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi”, DPR Bakal Panggil Pihak Terkait
By Hadi Febriansyah
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
2
Harga Emas Antam Melemah pada Rabu, 13 Mei 2026, Buyback Ikut Anjlok
By Syifa Fauziah
Pramuniaga menunjukkan emas Atntambatangan
3
Ramai Soal Larangan Fotokopi e-KTP, Begini Penjelasan Dukcapil
By Ani Ratnasari
Fotokopi e-KTP
4
Prabowo Klaim Juni 2026 Negara Akan Terima Setoran Rp49 Triliun, Uang Apa?
By Rahmat
Presiden Prabowo Subianto
5

BERITA LAINNYA

Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
Ekonomi Bisnis

Pertamina Bangkit di Kalimantan? Produksi Migas PHI Kuartal I-2026 Lampaui Target

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan capaian positif pada Kuartal I-2026 dengan…

dusep-malik
By
Dusep
10 jam lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Menteri ESDM melaporkan hasil pertemuan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri ESDM Rusia kepada Presiden Prabowo Subianto, antara lain mengenai Indonesia akan mendapat pasokan minyak mentah Rusia serta kerja sama pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional.
Ekonomi Bisnis

Purbaya-Bahlil Resmi Tunda Kenaikan Royalti dan Tarif Bea Keluar Komoditas Tambang, Ini Alasannya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa rencana kenaikan tarif…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
11 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.500, Purbaya Pede Tak Akan Sejelek 1998

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, anjloknya nilai tukar rupiah saat ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
11 jam lalu
Ilustrasi belanja online
Ekonomi Bisnis

Kemendag Minta Marketplace Transparan Soal Biaya Admin ke Seller

Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta platform marketplace atau Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE)…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up