Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 18 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • sumatera
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Mudik Bukan Sekadar Tradisi, IDEAS Prediksi Rp417 Triliun Siap Mengalir ke Ekonomi RI
Ekonomi Bisnis

Mudik Bukan Sekadar Tradisi, IDEAS Prediksi Rp417 Triliun Siap Mengalir ke Ekonomi RI

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Maret 18, 2026 10:17 am
Iren Natania
Dusep
Share
Pemudik melintas di jalur Pantura Lohbener, Indramayu, Jawa Barat
Pemudik melintas di jalur Pantura Lohbener, Indramayu, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/rwa)
SHARE

Tradisi mudik Lebaran dipastikan menjadi salah satu penopang utama perputaran ekonomi nasional. Lonjakan mobilitas masyarakat dalam waktu singkat mendorong peningkatan konsumsi yang berdampak luas terhadap berbagai sektor ekonomi.

Lembaga Riset Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) memprediksi, potensi ekonomi mudik pada Ramadan 2026 diperkirakan pada kisaran Rp347,67 triliun dalam skema moderat hingga Rp417,20 triliun dalam skema optimistis.

Perhitungan ini menggunakan pendekatan berbasis desil, yakni pembagian masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan tingkat pengeluaran, mulai dari kelompok 10 persen terbawah hingga 10 persen teratas. Pendekatan ini digunakan untuk membaca lebih dalam pola partisipasi mudik dan perilaku konsumsi masyarakat.

Dengan asumsi jumlah penduduk Indonesia sekitar 281 juta jiwa, IDEAS memperkirakan sekitar separuh populasi akan melakukan mudik. Namun, partisipasi tersebut tidak merata. 

Pada kelompok desil terbawah, tingkat partisipasi diperkirakan sekitar 40 persen, sedangkan pada kelompok desil tertinggi dapat mencapai 60 persen.

Peneliti IDEAS Agung Pardini mengatakan, perbedaan ini menunjukkan bahwa kemampuan ekonomi masih menjadi faktor penentu utama dalam keputusan mudik.

Semakin tinggi tingkat pendapatan, semakin besar peluang seseorang untuk berpartisipasi dalam mudik. Ini mencerminkan bahwa mudik bukan hanya tradisi sosial, tetapi juga aktivitas ekonomi yang sangat dipengaruhi oleh kapasitas daya beli,”

kata Agung Pardini dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Dari sisi pengeluaran, kesenjangan antar kelompok terlihat cukup tajam. Rata-rata pengeluaran bulanan antara desil terbawah dan tertinggi tercatat berbeda hampir sepuluh kali lipat. Namun, ketika dikonversi menjadi pengeluaran mudik, pola yang muncul justru berbanding terbalik secara proporsi.

Kelompok berpendapatan rendah mengalokasikan porsi yang jauh lebih besar dari pengeluarannya untuk mudik, yakni sekitar 200 persen dari konsumsi bulanan, sementara pada kelompok atas hanya sekitar 120 persen.

Kelompok bawah cenderung harus mengorbankan porsi pendapatan yang jauh lebih besar untuk bisa mudik. Secara nominal mereka membelanjakan lebih kecil, tetapi secara beban ekonomi justru lebih berat,”

ujar Agung.

Ketika jumlah pemudik dan besaran pengeluaran per kapita dikombinasikan, kontribusi ekonomi terbesar justru datang dari kelompok menengah hingga atas. Dalam skema moderat, kelompok desil enam hingga desil 10 menjadi penyumbang utama terhadap total potensi ekonomi mudik.

Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi mudik tidak semata ditentukan oleh jumlah pergerakan masyarakat, tetapi juga oleh daya beli, terutama dari kelas menengah yang semakin dominan dalam struktur ekonomi nasional.

Meski demikian, temuan ini juga menegaskan masih adanya ketimpangan yang cukup lebar antar kelompok pendapatan. Pada kelompok berpendapatan tinggi, biaya mudik per kapita dapat mencapai lebih dari lima kali lipat dibandingkan kelompok terbawah.

Di tengah ketimpangan tersebut, potensi ekonomi mudik tetap menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat relatif terjaga. Lonjakan konsumsi selama periode Lebaran menciptakan efek berantai yang luas, mulai dari peningkatan permintaan barang dan jasa, aktivitas produksi, hingga penyerapan tenaga kerja.

Dampak ini tidak hanya dirasakan di daerah tujuan mudik, tetapi juga di daerah singgah dan kawasan wisata yang dilalui pemudik.

Mudik menciptakan efek pengganda yang luas dalam perekonomian. Aktivitas ekonomi bergerak dari kota ke daerah, menghidupkan sektor perdagangan, transportasi, hingga usaha mikro di berbagai wilayah,”

jelas Agung.

Lebih jauh, pergerakan mudik juga berperan sebagai mekanisme redistribusi ekonomi antarwilayah. Pendapatan yang diperoleh di pusat-pusat ekonomi perkotaan mengalir kembali ke daerah asal, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dalam konteks ini, mudik tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga instrumen ekonomi informal yang memperkuat pemerataan dan menggerakkan ekonomi domestik, khususnya pada kuartal pertama 2026.

Tag:idul fitriKetimpanganKonsumsiLebaranMudikperputaran uangPertumbuhan Ekonomiramadan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Calon penumpang berjalan menuju ruang tunggu keberangkatan usai lapor diri di Terminal 1 C, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten
Nasional

Hoaks! Pemerintah Pastikan Tak Ada Penghentian Total Penerbangan Internasional

Kementerian Perhubungan membantah kabar yang menyebut seluruh penerbangan internasional dari dan menuju Indonesia dihentikan akibat dinamika konflik di kawasan Timur Tengah.  Pemerintah memastikan operasional penerbangan internasional masih tetap berjalan, meskipun…

By
Iren Natania
Amin Suciady
3 Min Read
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Nasional

Operasi Ketupat 2026 Tekan Kecelakaan Hingga 40 Persen, Kapolri Klaim Mudik Lebih Aman

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan selama periode mudik Lebaran tahun ini. Berdasarkan data Korps Lalu Lintas Polri, tercatat…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Ilustrasi Piala Dunia
Olahraga

Drama Piala Dunia 2026: FIFA Tolak Relokasi Laga Iran?

FIFA memberikan indikasi bahwa pertandingan tim nasional Iran di Piala Dunia 2026 kemungkinan besar tetap berlangsung sesuai jadwal awal dan tidak dipindahkan ke negara lain. Sinyal ini muncul di tengah…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Tumpukan uang Dolar AS. (Sumber: Unsplash/ Marek Studzinski)
Ekonomi Bisnis

BI Perketat Beli Dolar di Atas US$50.000, Mulai April 2026 Wajib Pakai Dokumen Ini…

Bank Indonesia (BI) memperketat aturan pembelian valuta asing (valas) di atas US$50.000.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Wacana Gaji Menteri Dipotong Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Purbaya: Nggak Papa Sudah Kegedean 

Pemerintah sedang mengkaji terkait rencana pemangkasan gaji pejabat sebagai respons atas dampak…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah), Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Roslan Roeslani (kiri), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan) berbincang saat mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Pemotongan Gaji Pejabat Dikaji Pemerintah, Berapa Uang yang Diterima Menteri Setiap Bulan?

Pemerintah mengkaji secara detail terkait rencana pemotongan gaji pejabat negara mulai dari…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Kamar Hotel. (Sumber: Mercure Bandung City Centre)
Ekonomi Bisnis

Setelah Mudik, Gelombang Wisata Datang! Hotel Diprediksi Panen Besar H+2 Lebaran

Menjelang Lebaran 2026, Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up