Emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan sebesar Rp65.000 pada hari ini, Jumat, 3 April 2026.
Dilansir dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini turun menjadi Rp2.857.000 per gram, dari harga sebelumnya Rp2.922.000 per gram.
Begitu juga dengan harga buyback emas Antam yang juga ikut turun sebesar R60.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam dibanderol Rp2.577.000.
Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat LBMA (London Bullion Market Association). Segera miliki emas batangan ANTAM LM mulai dari pecahan 0.5 gram sampai dengan pecahan 1000 gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini Jumat, 3 April 2026:
- 0,5 gram: Rp 1.478.500
- 1 gram: Rp 2.857.000
- 2 gram: Rp 5.664.000
- 3 gram: Rp 8.478.000
- 5 gram: Rp 14.100.000
- 10 gram: Rp 28.120.000
- 25 gram: Rp 70.135.000
- 50 gram: Rp 140.105.000
- 100 gram: Rp 280.060.000
- 250 gram: Rp 699.840.000
- 500 gram: Rp 1.399.400.000
- 1.000 gram: Rp 2.797.600.000
Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Transaksi
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.
PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.
Ketentuan Kelengkapan Dokumen Identitas Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, Badan, dan Instansi Pemerintah, Nomor Induk Kependudukan (NIK) kini berfungsi sebagai NPWP untuk Wajib Pajak Orang Pribadi.
Oleh karena itu, pelanggan wajib memastikan kelengkapan dan kesesuaian data identitas, khususnya NIK, dalam setiap transaksi.
Pungutan Pajak Penghasilan
Sesuai dengan PMK Nomor 48 tahun 2023 dengan tarif 0,25 persen (sesuai ketentuan yang berlaku) dan akan diterbitkan bukti potong PPh 22 oleh PT ANTAM Tbk sebagai Penjual.
Harga Emas Global
Dilansir dari laman CNBC, harga emas global turun 3,6 persen menjadi US$4.587,55 per ons, setelah mencapai level tertinggi dalam dua minggu sebelumnya pada sesi perdagangan. Kontrak berjangka emas AS turun 2,7 persen menjadi US$4.679,70.
Penurunan ini terjadi karena dolar AS dan harga minyak naik setelah Presiden Donald Trump mengatakan AS akan melanjutkan serangan terhadap Iran, yang memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga.
Harga dolar AS yang menguat tajam membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar AS menjadi kurang terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.
Pasar sangat fokus pada komentar Trump, yang sejauh ini hanya memberikan sedikit tanda penyelesaian cepat terhadap situasi energi,”
kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.
Sementara itu, di Asia harga emas diperdagangkan lebih tinggi di India untuk pertama kalinya dalam dua bulan karena harga yang lebih rendah meningkatkan permintaan, sementara harga premium di China sedikit menurun karena pembeli menunggu koreksi yang lebih dalam.



