Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 9 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Klaim ‘Mikromanajer’ Prabowo, Tapi Menteri Offside dan Kebijakan Amburadul
Nasional

Klaim ‘Mikromanajer’ Prabowo, Tapi Menteri Offside dan Kebijakan Amburadul

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: April 3, 2026 11:37 am
Adi Briantika
Dusep Malik
Share
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Sidang kabinet paripurna tersebut membahas terkait kondisi perang di timur tengah dan kesiapan pemerintah hadapi Idul Fitri 1447 Hijriah. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym)
SHARE

Peneliti dari Citra Institute, Efriza, menganalisis pernyataan Presiden Prabowo yang mengklaim sebagai mikromanajer. Kepala Negara menyampaikan itu dalam forum bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, 30 Maret 2026. 

Gaya mikromanajer idealnya selaras dengan visi dan koordinasi yang rapi. Namun, fakta di lapangan berbanding terbalik yakni ada beberapa menteri yang dinilai mengambil kebijakan keliru. 

Memang detail hingga Pak Prabowo menanyakan harga telur, tapi kebijakan menterinya kenapa bisa offside?”

kata Efriza kepada owrite, Jumat, 3 April 2026. 

Ia mencontohkan isu belakangan ini, seperti gas LPG 3 kilogram, polemik perebutan empat pulau antara Aceh dan Sumatera, hingga perihal impor mobil pikap dari India. 

Kebijakan impor 105.000 pikap dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih berdasar pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Meski demikian, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan impor tersebut bukan wewenang pihak dan diputuskan ditunda menunggu arahan Prabowo. 

Di mana sifat mikromanajernya? Ketika sebuah kebijakan disuruh untuk ditunda, kenapa bisa hadir mobil pikap itu? Ketika (pikap) datang, dianggap tidak punya manfaat meski akhirnya digunakan untuk (keperluan) Koperasi Desa,”

ujar Efriza. 

Jika mikromanajemen tidak dibarengi dengan pemahaman komprehensif soal kondisi dan aspirasi nyata rakyat, itu juga patut dipertanyakan. Misalnya, harga kebutuhan pokok merangkak naik. Presiden menanyakan harga sembako saja tidak cukup menunjukkan seorang mikromanajer, bila tidak disertai upaya solutif. 

Contohnya, ketika Jokowi sebagai presiden, ia merespons keras kasus pemerkosaan anak–termasuk tragedi yang terjadi di Bengkulu pada tahun 2016–dengan mendorong penerapan hukuman berat, salah satunya kebiri kimia. Itu merupakan sebuah jalan keluar dari seorang pemimpin. Sebab merujuk fakta dan mau peka terhadap rakyat.

Ada juga kebijakan lain yang akhirnya diralat atau dibatalkan setelah mendapat protes keras dari masyarakat, umpama pemangkasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari. Efriza menegaskan seorang mikromanajer sejati semestinya mengalkulasi keuntungan dan kerugian kebijakan sebelum implementasi, bukan sebaliknya. 

Sistem Komando 

Di hadapan orang Jepang, Presiden Prabowo juga mengklaim dirinya menelepon menteri pada dini hari guna mengetahui harga telur. Selain itu, dia menyesali gaya mikromanajemennya mengakibatkan sejumlah menteri dan pejabat senior mengalami kelelahan sehingga perlu mendapatkan penanganan medis. 

Efriza menyatakan ada kontradiksi soal mikromanajemen tersebut. Misalnya soal laporan “Asal Bapak Senang” alias ABS.

Kalau angka-angka (laporan) yang tak sesuai masih bisa lolos dengan mulus, di mana sifat mikromanajernya? Karena mikromanajemen itu sangat detail, (sehingga) celah laporan ABS sangat kecil,”

kata dia. 

Ia khawatir klaim mikromanajemen ini sebenarnya lebih mengarah kepada sistem komando satu arah–apalagi Prabowo adalah mantan prajurit TNI. Dampaknya ialah Prabowo bisa membuat keputusan berdasarkan selera atau asumsi, tanpa berbasis aspirasi publik dan kroscek lapangan. 

Muncul pula paradoks lain yaitu publik merasa puas dengan kinerja Prabowo dan ia menjadi sosok yang disukai masyarakat. Namun, keputusan yang diambil oleh menteri cenderung menimbulkan problem. 

Agar mikromanajemen ini berdampak positif, Efriza menyarankan agar Prabowo lebih sering interaksi langsung bersama rakyat (blusukan seperti Jokowi), melakukan pemeriksaan silang hingga tervalidasi, baru kemudian menginstruksikan menterinya secara detail. 

Bila hanya sekadar menanyakan harga telur, itu bukan mikromanajemen. Namun, malah bisa dianggap ketidaktahuan dan ketidakpahaman beliau terhadap kondisi negara, terhadap aspek pemerintahannya ataupun aspek yang berhubungan dengan masyarakat,”

terang Efriza. 
Tag:harga telurKopdesLPGMBGmikromanajerPikapprabowo
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Amien Rais Sentil Prabowo: Kurangi ‘Omon-Omon’, Jangan Demam Panggung Tiap Lihat Mikrofon
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
1
Seskab Teddy Dikritik Keras! Gaya Komunikasi Istana Dinilai Reaktif dan Jadi Bumerang
By Hardani Triyoga
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
2
Pasar Saham Berdarah! IHSG Ambyar ke 5.381, Ratusan Saham Berguguran Senin Pagi
By Anisa Aulia
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
3
Amien Rais Kritik Gaya Pidato Prabowo: Jangan Gebrak-gebrak, Meja Itu Tak Bersalah!
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Presiden KSPI Said Iqbal (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
4
Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$144,9 Miliar Imbas Stabilisasi Rupiah dan Bayar Utang
By Anisa Aulia
Gedung Bank Indonesia.
5

BERITA LAINNYA

Nasional

Surat Sony ke Kepala BGN Nanik Jadi Sorotan, Makna ‘Hadiah Terindah’ Masih Misteri

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya belum juga menjelaskan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kiri) bersama Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari (kanan) berpose usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Nasional

Rencana Nanik Deyang: Moratorium Dapur MBG di Jawa, Gaet Investor Buat Wilayah 3T

Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang langsung membuat gebrakan baru…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
Rapat panja
Nasional

Ketok Palu! Usulan Pensiun Polisi 60 Tahun untuk Semua Pangkat Ditolak

Usulan menyamakan usia pensiun seluruh anggota Polri di angka 60 tahun ditolak…

Rika PangestiSyifa Fauziah
By
Rika Pangesti
Syifa Fauziah
5 jam lalu
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti apel bersama di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Palu, Sulawesi Tengah,
Nasional

Negara Lagi ‘Bokek’, Mendagri Larang Penambahan Honorer Sebut Bisa Jadi ‘Bom Waktu’

Menteri Dalam Negri (Mendagri) Tito Karnavian, meminta kepada semua kepala daerah untuk…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Baihaqi
Amin Suciady
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up