Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,07 persen atau 13 poin ke level Rp18.062 per dolar Amerika Serikat, pada perdagangan Jumat pagi, 5 Juni 2026.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah masih akan melemah pada hari ini, meski terbatas. Sebab, indeks dolar AS saat ini bergerak datar oleh sinyal damai di Timur Tengah.
“Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah namun terbatas terhadap dolar AS. Indeks dolar AS sendiri terpantau datar oleh sinyal beragam seputar harapan damai di Timur Tengah, investor juga cenderung wait and see menantikan data pekerjaan AS NFP malam ini,”
ujar Lukman saat dihubungi Owrite.id, Jumat, 5 Juni 2026.
Lukman mengatakan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang baru saja disahkan, turut menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini lantaran investor menilai regulasi tersebut bakal menghilangkan independensi Bank Indonesia (BI).






