Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 4 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / BBM Naik, Inflasi Terlihat Jinak Padahal Ekonomi Sedang Sakit Parah
Ekonomi Bisnis

BBM Naik, Inflasi Terlihat Jinak Padahal Ekonomi Sedang Sakit Parah

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 11, 2026 6:57 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Pedagang di Pasar Tradisional
Pedagang di Pasar Tradisional (Foto: OWRITE/Syifa)
SHARE

Kenaikan harga BBM non-subsidi kembali memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi nasional. Di tengah pemerintah yang masih menonjolkan inflasi rendah sebagai indikator stabilitas ekonomi, justru adanya bahaya lebih besar yang sedang mengintai di balik angka-angka tersebut.

Pengamat ekonomi sekaligus pelaku ekonomi kreatif, Febryan Wishnu, menilai inflasi yang terlihat terkendali tidak selalu menjadi kabar baik bagi perekonomian. Menurutnya, masyarakat perlu lebih kritis membaca kondisi ekonomi yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Harga Pertamax Naik, DPR Akui Inflasi Tak Terhindarkan

Angka inflasi yang terlihat terkendali bukan otomatis berarti ekonomi kita sedang baik-baik saja. Ini adalah kerancuan berpikir yang berbahaya, dan sayangnya, kerancuan ini sering kali hadir dalam komunikasi publik resmi pemerintah,”

kata Febryan kepada Owrite.id, Jumat, 12 Juni 2026.

Peringatan itu muncul ketika masyarakat mulai menghadapi dampak lanjutan dari kenaikan harga BBM non-subsidi, yang berpotensi mendorong kenaikan biaya transportasi, distribusi barang, hingga ongkos produksi pelaku usaha.

Kebijakan moneter yang baik tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa inflasi kita yang terkendali saat ini, sebagian besar adalah produk dari permintaan yang lesu, bukan dari produktivitas yang meningkat,”

ucapnya.

Dijelaskannya, inflasi rendah bisa lahir dari dua kondisi yang sangat berbeda. Pertama, karena produksi meningkat dan distribusi berjalan efisien, kedua karena masyarakat kehilangan daya beli sehingga aktivitas ekonomi melambat.

Kedua, inflasi rendah karena demand destruction, masyarakat tidak mampu beli, pedagang tidak berani naikkan harga, aktivitas ekonomi mandek. Ini alarm merah yang dibungkus angka yang tampak tenang,”

tegasnya.

Febryan melihat sejumlah indikator yang mengarah pada pelemahan ekonomi domestik, mulai dari penjualan ritel yang stagnan hingga pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang melambat. Baginya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa daya beli masyarakat sedang mengalami tekanan serius.

Baca juga:
Jokowi dan PSI Dinilai Siapkan Berbagai Skenario Politik Jelang 2029,… Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai, langkah Joko Widodo, Partai…
DPR Bongkar Titik Rawan RUU Perampasan Aset, Aparat Harus Bisa… Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset diminta tidak hanya berfokus perluas kewenangan…
Rakyat Gadai Aset demi Beras, Belanja Negara Ratusan Triliun Belum… Pengamat ekonomi kreatif Febryan Wishnu mengatakan, tekanan terhadap ekonomi rumah tangga dinilai…
  • Jokowi dan PSI Dinilai Siapkan Berbagai Skenario Politik Jelang 2029, Lawan Prabowo?
  • DPR Bongkar Titik Rawan RUU Perampasan Aset, Aparat Harus Bisa Dipidana Jika…
  • Rakyat Gadai Aset demi Beras, Belanja Negara Ratusan Triliun Belum Jawab Krisis

Semua itu adalah sinyal bahwa daya beli riil masyarakat sedang tergerus, bukan sinyal bahwa ekonomi sedang efisien,”

jelasnya.

Febryan bahkan menyindir cara pemerintah mengomunikasikan kondisi inflasi kepada publik. Buat dia, terlalu berbahaya jika inflasi rendah terus dipromosikan sebagai keberhasilan tanpa melihat kondisi ekonomi secara menyeluruh.

Itu seperti dokter yang bangga karena pasiennya tidak demam, padahal pasien tidak demam karena sudah terlalu lemah untuk bereaksi. Kondisi yang tampak stabil di permukaan bisa menyimpan rapuh yang jauh lebih serius di bawahnya,”

tutup Febryan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,08% secara tahunan (year-on-year) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 111,40, meningkat dari 2,42% pada April 2026. Inflasi bulanan (month-to-month) pada Mei 2026 berada di angka 0,28%, didorong utamanya oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Tag:Ekonomi lemahFebryan WishnuHarga BBMHarga BBM naikHeadlineinflasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
Usai Kalah Telak dari Vietnam, John Herdman Akui Timnas Indonesia Kalah Taktik
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
2
Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI
By Dusep Malik
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
3
Kejagung ‘Aduk-Aduk’ Kantor Don Ritto, Buru Jejak Uang Panas Kasus Febrie
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penggeledahan oleh tim Kejaksaan Agung.
4
Perkuat Pengamanan di Objek Vital, Polri Tegaskan Kondisi Keamanan Masih ‘Adem Ayem’
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi pengamanan oleh Polri.
5

BERITA LAINNYA

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.027 per Dolar AS, IHSG Justru Terbang 1,37 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berlawanan arah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
22 menit lalu
Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang dibangun Waskita Karya. (Sumber: Waskita Karya)
Ekonomi Bisnis

Rugi Capai Rp25 Triliun, Pengamat Sebut Penyakit Utama BUMN Karya Ada di Sini

Upaya penyehatan yang tengah dilakukan Danantara terhadap BUMN karya dinilai tidak cukup…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
36 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S/wsj)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Rayu Toyota Pindahkan Basis Manufaktur dari Thailand ke RI: Saya Beri Semua Insentif

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menawarkan insentif besar-besaran kepada Toyota bila perusahaan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
52 menit lalu
Ilustrasi proyek bendungan yang dilakukan BUMN Karya. (Sumber: Owrite/Dusep Malik)
Ekonomi Bisnis

BUMN Karya Tak Baik-baik Saja, Pengamat Bongkar Masalah Kronisnya Selama Ini

Pengakuan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria bahwa kondisi perusahaan badan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up