Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar AS
Ekonomi Bisnis

BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar AS

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 12, 2026 8:02 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
1 bulan lalu
Share
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
SHARE

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, penguatan rupiah pada akhir pekan ini didorong oleh kepercayaan investor yang sudah mulai berlangsung pulih. Hal ini karena kenaikan BI Rate hingga intensitas operasi moneter rupiah dan valuta asing.

Daftar isi Konten
  • Modal Asing Mulai Masuk
  • Penguatan Ketahanan Eksternal
  • Janji Hadir di Pasar

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan pada Jumat 12 Juni 2026 rupiah ditutup di level Rp17.865 per dolar AS, atau menguat 0,84 persen dibandingkan Jumat pekan lalu 5 Juni di level Rp18.010 per dolar AS.

Perkembangan ini mencerminkan respons positif pasar terhadap bauran kebijakan Bank Indonesia,”

ujar Destry dalam keterangan resmi Jumat, 12 Juni 2026.

Adapun kebijakan yang dilakukan BI guna menstabilkan rupiah diantaranya kenaikan BI Rate atau suku bunga menjadi 5,5 persen, penguatan struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), pemberian insentif hedging swap bagi investor asing. Kemudian pembukaan akses repo untuk mendukung likuiditas perbankan, serta peningkatan intensitas operasi moneter rupiah dan valuta asing. 

Langkah-langkah tersebut juga didukung oleh sinergi yang erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah,”

terangnya.
Baca juga:
IHSG Ditutup Menghijau 0,04 Persen, Rupiah Menguat Rp18.068 per Dolar… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada…
Utang Luar Negeri RI Tembus US$444,4 Miliar per Mei 2026,… Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$444,4…
Rupiah Menguat ke Rp18.050 per Dolar AS, Efek Inflasi Amerika… Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi, 14 Juli 2026.…
  • IHSG Ditutup Menghijau 0,04 Persen, Rupiah Menguat Rp18.068 per Dolar AS 
  • Utang Luar Negeri RI Tembus US$444,4 Miliar per Mei 2026, Masih Aman…
  • Rupiah Menguat ke Rp18.050 per Dolar AS, Efek Inflasi Amerika Bikin The…

Modal Asing Mulai Masuk

Ilustrasi uang dolar
Ilustrasi uang dolar (Foto: freepik)

Destry mengungkapkan, usai kenaikan BI Rate aliran masuk modal asing mengalami perkembangan positif, didukung oleh daya tarik instrumen keuangan domestik. Tingginya minat investor global tercermin dari kenaikan inflows transaksi SRBI nonresiden dan Surat Berharga Negara (SBN).

Kenaikan inflows transaksi SRBI nonresiden dan Surat Berharga Negara (SBN) pada tanggal 10 dan 11 Juni 2026 masing-masing tercatat sebesar Rp15,11 triliun dan Rp3,91 triliun,”

jelasnya.

Masuknya modal asing juga terjadi pada obligasi internasional Danantara yang penjualan perdananya mencapai Rp26,9 triliun. Destry menilai, kondisi ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset-aset domestik.

Penguatan Ketahanan Eksternal

Destry menuturkan, ketahanan eksternal terus diperkuat melalui kerja sama keuangan antara Bank Indonesia, People’s Bank of China (PBOC) dan Hong Kong Monetary Authority (HKMA). Ada tiga kesepakatan yang dihasilkan.

Adapun kesepakatan itu diantaranya sinergi memperkuat tidak hanya ketahanan keuangan masing-masing negara melainkan stabilitas keuangan yang regional yang lebih luas, penguatan Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA), serta penguatan komitmen penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral melalui perluasan Local Currency Transaction (LCT). 

Langkah tersebut akan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,”

katanya.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti (kiri), dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida Budiman (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti (kiri), dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida Budiman (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bar)

Janji Hadir di Pasar

Di samping itu, Destry menyatakan bahwa BI akan terus hadir di pasar untuk mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan secara konsisten dan terukur, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

Adapun dengan langkah-langkah tersebut, Bank Indonesia meyakini nilai tukar rupiah akan kembali menguat menuju level fundamental. Untuk target nilai tukar rupiah pada tahun ini ada di level Rp16.500 per dolar AS.

Dengan berbagai perkembangan di atas, diyakini rupiah akan terus menguat terhadap USD menuju ke level fundamentalnya,” 

tuturnya.
Baca juga:
Rupiah Tembus Rp18.000, Purbaya: Nggak Apa-apa Investor Akan Masuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait nilai tukar rupiah yang menembus…
Dapat Respons Positif S&P Global, IHSG dan Rupiah Ditutup Kompak… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada…
Rating Utang RI Masih Aman Dilihat S&P Global, BI-OJK Langsung… Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons terkait afirmasi S&P…
  • Rupiah Tembus Rp18.000, Purbaya: Nggak Apa-apa Investor Akan Masuk
  • Dapat Respons Positif S&P Global, IHSG dan Rupiah Ditutup Kompak Menghijau
  • Rating Utang RI Masih Aman Dilihat S&P Global, BI-OJK Langsung Pasang Strategi…
Tag:Bank IndonesiaBI rateDestry DamayantiDolar ASRupiahRupiah menguat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kejagung Teken 3 Sprindik Baru: Febrie Diperiksa Sebagai Saksi, Belum Ada Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna
1
Gibran Dikenal karena Jokowi Itu Hal Biasa, Sudah Jadi Budaya Politik di Indonesia
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa warga dan pekerja saat meninjau perkebunan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.
2
Spanyol Gilas Prancis 2-0! Mbappe Frustrasi, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Spanyol selebrasi usai cetak gol ke gawang Prancis.
3
NCB Polri Sukses Pulangkan Buron Saham Tambang Kariatun Tan dari China
By Rahmat Baihaqi
NCB Interpol Polri bersama Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok.
4
Trump Mau Ambil Alih Selat Hormuz, Iran Balas Ultimatum: Kami akan Paksa AS Tunduk!
By Natania Longdong
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
5

BERITA LAINNYA

Petugas SPBU melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) Biosolar B50 ke truk angkut barang di SPBU Pertamina Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Ekonomi Bisnis

Indef Desak Aparat Bidik Bos Tambang Pemakai Solar Subsidi, Bukan Cuma Pengecer

Indef Green Transition Initiative (GTI) menilai penegakan hukum terhadap penyalahgunaan solar subsidi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 jam lalu
Pekerja mengumpulkan telur ayam di salah satu peternakan di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Sumber: Antara Foto/Abdan Syakura/YU)
Ekonomi Bisnis

Harga Telur dan Ayam di Peternak Berangsur Pulih, Bapanas Klaim Gegara MBG Aktif Lagi

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut harga ayam dan telur di tingkat peternak…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 jam lalu
Mitchell Lee Baker, penyerang berusia 19 tahun dengan postur 197cm, telah melakukan Pengambilan Sumpah sebagai Warga Negara Indonesia. (Sumber: PSSI)
Ekonomi Bisnis

Catat! 1 Agustus 2026 Pemerintah Naikkan Biaya Jadi WNI, Tarif Naturalisasi Kini Rp75 Juta

Pemerintah menaikkan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk permohonan menjadi Warga…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
Penjahit menjahit label atau merek profil dirinya ke pakaian jahitannya di rumah produksi Kubik Society, Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Mohammad Ayudha/wsj)
Ekonomi Bisnis

Mulai 1 Agustus, Biaya Pendaftaran Merek Naik 55,6 Persen Jadi Rp2,8 Juta

Pemerintah menaikkan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk layanan pendaftaran merek,…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up