Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 5 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Core Indonesia Warning Pemerintah Soal UU P2SK: Pasar Bisa Tak Percaya, Inflasi Meroket
Ekonomi Bisnis

Core Indonesia Warning Pemerintah Soal UU P2SK: Pasar Bisa Tak Percaya, Inflasi Meroket

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 18, 2026 7:39 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
SHARE

Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memperingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam menerapkan perubahan kewenangan Bank Indonesia (BI) melalui revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). 

Daftar isi Konten
  • Belajar dari Turki
  • Ketidakjelasan Mandat BI Pengaruhi Persepsi Pasar

Core Indonesia pun menilai pengalaman Turki menunjukkan bahwa campur tangan politik terhadap bank sentral dapat berujung pada lonjakan inflasi dan menurunnya kepercayaan pasar.

Ekonom Core Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, sejumlah negara memang menerapkan mandat tambahan bagi bank sentral untuk menjaga stabilitas harga. Namun, perlu ada prioritas yang jelas serta perlindungan terhadap independensi lembaga tersebut.

Kalau kita bicara konteks Indonesia, tentu kita perlu menjelaskannya lebih hati-hati, karena banyak hal yang perlu dikritisi dari pemberian mandat dari bank sentral. Selain harga yang menjadi mandat sebelumnya, ada yang lain terkait upaya mendorong pertumbuhan,” 

kata Yusuf dalam diskusi media Kawal Kredibilitas Bank Central, Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Rupiah Sulit Kembali di Bawah Rp17.000, Sentimen Domestik Ini Penyebabnya Nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir bergerak di rentang Rp17.800-Rp18.100 per…
Ramai Isu BI Masuk Kabinet, Purbaya: Kurang Baik Mengubah Sistem Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait independensi Bank Indonesia (BI),…
RI Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Harga Bawang Merah… Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indonesia pada Juli 2026 mengalami deflasi sebesar…
  • Rupiah Sulit Kembali di Bawah Rp17.000, Sentimen Domestik Ini Penyebabnya
  • Ramai Isu BI Masuk Kabinet, Purbaya: Kurang Baik Mengubah Sistem
  • RI Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Harga Bawang Merah hingga Cabai…

Belajar dari Turki

Dalam kajiannya, Yusuf menyoroti pengalaman Turki yang secara hukum menempatkan stabilitas harga sebagai mandat utama bank sentral. Namun, dalam praktiknya, intervensi politik membuat kebijakan moneter kehilangan independensi.

Pada kenyataannya, karena Gubernur Bank Sentral Turki diangkat oleh Presiden, Presiden ini sering kali menekan untuk menurunkan suku bunga. Sampai beberapa kali kemudian karena ada intervensi politik untuk menurunkan suku bunga, pada akhirnya inflasinya meningkat sampai 80 persen dan nilai Lira (mata uang Turki) jatuh,”

ujar Yusuf.

Menurut dia, pelajaran penting dari Turki adalah independensi bank sentral tidak cukup hanya dijamin dalam aturan hukum, tetapi juga harus terlindungi dalam praktik pengambilan kebijakan sehari-hari.

Pelajaran yang bisa kita ambil dari Turki adalah, walaupun secara hukum itu ada, tapi kalau misalkan tidak dilindungi dari tekanan politik yang nyata, maka independensinya akan terganggu,”

bebernya.
Bursa Saham Global. (Sumber: Unsplash/Anne Nygård)
Bursa Saham Global. (Sumber: Unsplash/Anne Nygård)

Ketidakjelasan Mandat BI Pengaruhi Persepsi Pasar

Core Indonesia pun menilai hal tersebut relevan bagi Indonesia di tengah revisi UU P2SK yang memperluas mandat BI sekaligus membuka ruang evaluasi oleh DPR. Ketidakjelasan prioritas antara menjaga inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi dikhawatirkan dapat memengaruhi persepsi pasar terhadap kredibilitas bank sentral.

Oleh sebab itu, Core Indonesia merekomendasikan agar target inflasi tetap menjadi tujuan utama BI dalam aturan turunan UU P2SK. Menurut lembaga tersebut, dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi sebaiknya dilakukan sepanjang sasaran stabilitas harga tetap terjaga.

Prioritas harus jelas. Stabilitas harga itu adalah yang menjadi catatan utama untuk kebijakan bank sentral,”

imbuh Yusuf.
Baca juga:
Harga Emas Hari Ini 31 Juli 2026: Antam Naik Rp7.000,… Harga emas global tercatat turun tipis pada Jumat, meski mengalami kenaikan bulanan…
Rupiah Menguat di Level Rp18.055 per Dolar AS, Tapi Ancaman… Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026 sebesar…
The Fed Putuskan Tahan Suku Bunga, Tapi Sinyal Kebijakan Ketat… Bank Sentral Amerika (Federal Reserve/The Fed) mengumumkan keputusan baru mengenai arah suku…
  • Harga Emas Hari Ini 31 Juli 2026: Antam Naik Rp7.000, Global Turun…
  • Rupiah Menguat di Level Rp18.055 per Dolar AS, Tapi Ancaman Ini Masih…
  • The Fed Putuskan Tahan Suku Bunga, Tapi Sinyal Kebijakan Ketat Masih Menguat
Tag:Bank IndonesiaBank SentralCore IndonesiaIndependensi BIinflasiTurkiUU P2SK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
Kimpul, Umbi Tradisional yang Kembali Populer, Ini Kandungan Gizinya
By Ossid Duha Jussas Salma
Kimpul
2
Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus dan Arti Hasilnya
By Ani Ratnasari
Ilustrasi menghitung weton
3
Ketika Lapangan Tua Menolak Pensiun: PHI Manfaatkan Inovasi dan Teknologi Jaga Mimpi Besar RI
By Dusep Malik
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
4
Usai Kalah Telak dari Vietnam, John Herdman Akui Timnas Indonesia Kalah Taktik
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
5

BERITA LAINNYA

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran uang asing Dolarasia Money Changer Cibubur, di Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Sulit Kembali di Bawah Rp17.000, Sentimen Domestik Ini Penyebabnya

Nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir bergerak di rentang Rp17.800-Rp18.100 per…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
Pengamat Ekonomi, Febryan Wishnu.
Ekonomi Bisnis

PHK Massal dan Utang Meningkat, Ekonomi Kreatif Dinilai Bisa Jadi Jalan Keluar

Tekanan utang rumah tangga dinilai tidak akan selesai hanya dengan bantuan sosial…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
7 jam lalu
Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang dibangun Waskita Karya. (Sumber: Waskita Karya)
Ekonomi Bisnis

Rugi Capai Rp25 Triliun, Penyakit Utama BUMN Karya Ternyata Ini

Upaya penyehatan yang tengah dilakukan Danantara terhadap BUMN karya dinilai tidak cukup…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
7 jam lalu
Ilustrasi uang rupiah.
Ekonomi Bisnis

Viral Isu Tiga Bank Asing Tarik Modal Rp11,5 Triliun Keluar RI, Ekonomi Domestik Masalah?

Isu mengenai tiga perbankan asing besar yakni Standard Chartered, Citibank, dan HSBC…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up