Nilai tukar rupiah bertekuk lutut melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu pagi, 24 Juni 2026. Rupiah melemah 0,52 persen atau 92 poin ke level Rp17.951 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan pendorong pelemahan rupiah ini mayoritas berasal dari eksternal. Kondisi ini sejalan dengan penguatan dolar AS yang mencapai level tertinggi dalam setahun.
(Pendorong pelemahan rupiah karena) indeks dolar AS naik ke level 101,4 tertinggi dalam lebih dari setahun,”
ujar Lukman kepada Owrite Rabu, 24 Juni 2026.
Sentimen Global
Lukman mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah juga berasal dari sentimen risk off global yang kuat oleh kekhawatiran tingkat suku bunga tinggi







