Nilai tukar rupiah anjlok pada Senin pagi, 6 Juli 2026. Rupiah diperdagangkan melemah 0,18 persen ke level Rp17.996 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan melemahnya rupiah ini karena indeks dolar AS yang naik karena kuatnya ekspektasi pasar terhadap rilis data sektor jasa AS.
Rupiah diperkirakan berpotensi berbalik melemah oleh dolar AS yang rebound. Indeks dolar AS naik oleh ekspektasi rilis atau ISM service AS malam ini yang secara historis kuat,”
ujar Lukman kepada Owrite Senin, 6 Juni 2026.
Khawatir Cadangan Devisa RI Turun
Sedangkan dari dalam negeri, pelemahan rupiah didorong oleh kekhawatiran investor terhadap posisi cadangan devisa Juni 2026 yang akan dirilis oleh Bank Indonesia (BI).








