Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Anjlok Lagi dan Tembus Rp17.996 per Dolar AS, Investor Khawatir Cadev RI Turun

Nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak melemah di rentang Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS pada hari ini.

Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.)

Nilai tukar rupiah anjlok pada Senin pagi, 6 Juli 2026. Rupiah diperdagangkan melemah 0,18 persen ke level Rp17.996 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan melemahnya rupiah ini karena indeks dolar AS yang naik karena kuatnya ekspektasi pasar terhadap rilis data sektor jasa AS.

Rupiah diperkirakan berpotensi berbalik melemah oleh dolar AS yang rebound. Indeks dolar AS naik oleh ekspektasi rilis atau ISM service AS malam ini yang secara historis kuat,”

ujar Lukman kepada Owrite Senin, 6 Juni 2026.

Khawatir Cadangan Devisa RI Turun 

Sedangkan dari dalam negeri, pelemahan rupiah didorong oleh kekhawatiran investor terhadap posisi cadangan devisa Juni 2026 yang akan dirilis oleh Bank Indonesia (BI).

Iklan

Data cadangan devisa Indonesia besok yang dikhawatirkan akan kembali menurun,”

tuturnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia per Mei 2026 sebesar US$144,9 miliar, atau turun US$1,3 miliar dibandingkan April yang mencapai US$146,2 miliar.

Ilustrasi uang dolar
Ilustrasi uang dolar (Foto: freepik)

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, penurunan cadangan devisa Mei 2026 salah satunya disebabkan oleh kebijakan stabilisasi nilai tukar, akibat pelemahan rupiah. Selain itu, penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah juga turut membuat cadev turun.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak melemah di rentang Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS.

Mata Uang Asia

Berdasarkan data perdagangan hari ini, rupiah bersama mata uang Asia mayoritas mengalami pelemahan. Yen Jepang (JPY) amblas 0,32 persen, Won Korea (KRW) anjlok 0,25 persen, Peso Filipina (PHP) melemah 0,17 persen.

Lalu Yuan Tiongkok (CNY) melemah 0,10 persen, Baht Thailand (THB) melemah 0,09 persen terhadap dolar AS, Dolar Singapura (SGD) melemah 0,05 persen, Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,04 persen. Sedangkan nilai tukar yang menguat melawan dolar AS hanya Rupee India (INR) sebesar 0,18 persen.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.