Harga emas global tercatat stabil pada perdagangan Kamis pagi usai data Amerika Serikat (AS) terbaru menunjukkan tekanan inflasi yang mereda. Namun, eskalasi baru perang Timur Tengah mendorong harga minyak naik kembali dan memunculkan kekhawatiran atas biaya energi yang lebih tinggi dan potensi naiknya suku bunga.
Dikutip dari Economic Times, pada Kamis, 16 Juli 2026, harga emas di pasar spot sedikit berubah di level US$4.056,59 per ons. Sedangkan, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus naik 0,3 persen menjadi US$4.062,50.
Harga minyak melanjutkan penguatannya untuk hari keempat berturut-turut setelah AS menyerang sistem pertahanan pantai dan lokasi peluncuran rudal Iran. Serangan tersebut dilakukan setelah AS memberlakukan kembali blokade laut terhadap sejumlah pelabuhan Iran.







