Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Rp17.936 per Dolar AS, IHSG Ikut Merosot Akibat Panasnya Timur Tengah

Rupiah melemah 0,11 persen ke level Rp17.936 per dolar Amerika Serikat (AS), dan IHSG merosot 0,30 persen ke level 6.315.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup melemah pada Kamis, 23 Juli 2026. Rupiah melemah 0,11 persen ke level Rp17.936 per dolar Amerika Serikat (AS), dan IHSG merosot 0,30 persen ke level 6.315.

Rupiah bersama mata uang negara Asia lainnya tercatat melemah diantaranya Yen Jepang (JPY) 0,17 persen terhadap dolar AS, Baht Thailand (THB) anjlok 0,14 persen.

Kemudian Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,08 persen terhadap dolar AS, dan Peso Filipina (PHP) tercatat melemah tipis 0,01 persen melawan dolar AS.

Iklan

Ketegangan di Timur Tengah

Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang.
Ilustrasi foto Selat Hormuz memanas imbas militer AS dan Iran saling serang. (Foto: Istimewa/AI).

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapkan melemahnya rupiah ini karena meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak akibat serangan yang dilancarkan Militer Houthi yang bersekutu dengan Iran.

Houthi yang bersekutu dengan Iran mengklaim serangan terhadap dua kapal tanker minyak Saudi di Laut Merah, meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang lebih dalam di sepanjang jalur pelayaran utama Timur Tengah,”

ujar Ibrahim dalam analisisnya Kamis, 23 Juli 2026.

Selain itu, saat ini fokus pasar tertuju pada rilis klaim pengangguran awal untuk minggu yang berakhir pada 18 Juli. Para investor juga bersiap untuk data S&P Flash PMI di hari Jumat, dan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) pekan depan.

299 Saham Turun

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/rwa)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp23,8 triliun dengan melibatkan 63,2 miliar saham dalam 3,1 juta kali transaksi. Sebanyak 321 saham naik, 176 tidak bergerak, dan 299 turun.

Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:

  • PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) anjlok 11,86 persen ke Rp104
  • PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) melemah 9,38 persen ke Rp174
  • PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) melemah 8,40 persen Rp109

Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp229,98 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp141,07 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp137,22 miliar

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.