Nilai tukar rupiah merosot 0,01 persen atau 2 poin ke level Rp17.919 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis pagi, 23 Juli 2026.
Kepada Owrite.id, aKamis, 23 Juli 2026 di Jakarta, analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan pelemahan rupiah ini sejalan dengan kenaikan harga minyak mentah akibat memanasnya tensi di Timur Tengah.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah harga minyak yang kembali naik oleh tensi geopolitik di Timur Tengah,”
ujar Lukman.
Pelemahan nilai tukar rupiah akan terbatas sejalan dengan membaiknya sentimen domestik di akhir-akhir ini.






