Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada perdagangan Selasa pagi, 28 Juli 2026. IHSG sempat menguat 0,08 persen, namun tak berselang lama merosot 0,19 persen ke level 6.174 pada pukul 09.04 WIB.
Untuk nilai transaksi IHSG sebesar Rp567,5 miliar, dengan melibatkan 1,5 miliar saham dalam 97 ribu kali transaksi. Sebanyak 192 saham turun, 221 tidak bergerak, dan 248 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG pada perdagangan hari ini rentan mengalami pelemahan. IHSG diperkirakan bisa melemah di level 6.050.
IHSG berpeluang untuk test resistance di 6.220, tapi setelah itu rentan kembali koreksi dengan target middle term di 6.050-6.150,”
kata Fanny dalam risetnya Selasa, 28 Juli 2026.
Bursa Asia


Fanny menuturkan bursa saham Asia menguat pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026 setelah meredanya konflik di kawasan Timur Tengah yang mendorong penurunan harga minyak dunia.
Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran inflasi, memperkuat pasar obligasi, serta meningkatkan optimisme investor menjelang pekan yang dipenuhi rapat bank sentral dan laporan kinerja emiten global,”
katanya.
Adapun indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,5 persen, dan Topix melesat 1,4 persen. Sementara di Korea Selatan indeks Kospi menguat 0,97 persen, dan Kosdaq naik 2,2 persen.
Selain itu Hang Seng Hong Kong naik 0,98 persen, CSI 300 menguat 1,15 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 1,39 persen. Sedangkan, Taiex Taiwan turun 0,05 persen, Straits Times menguat 0,57 persen dan FTSE Malaysia naik 0,71 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.050 hingga 6.150. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.200 hingga 6.220.

























