Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal II-2026 akan melambat dibandingkan dengan kuartal I-2026 yang tumbuh 5,61 persen.
Purbaya menjelaskan melambatnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 didorong oleh tingginya ketidakpastian global, dan melonjaknya harga minyak dunia.
Kalau kita lihat prediksi semua empat lembaga, kelihatannya di bawah 5,6 persen untuk kuartal II. Tapi, mungkin enggak jauh dari 5,4 persen. Jadi, melambat tapi nggak parah-parah amat,”
kata Purbaya dalam konferensi pers Selasa, 4 Agustus 2026.
Yakin Membaik
Namun, Purbaya meyakini pertumbuhan ekonomi akan membaik pada semester II-2026. Dalam hal ini, pemerintah akan perkuat koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk memastikan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan.







