Harga emas global sedikit naik pada perdagangan awal Asia pada Rabu, 19 Agustus 2026 seiring imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) turun dari level tertinggi baru-baru ini, sementara pelaku pasar menunggu rilis notulen rapat Federal Reserve (The Fed).
Dilansir dari laman Economic Times, harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi US$4.342,33 per ons pada pukul 00.30 GMT setelah turun hampir 2 persen pada Selasa. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun tipis 0,6 persen menjadi US$4.396,30 per ons.
Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya memberikan tekanan terhadap harga emas. Suku bunga yang lebih tinggi memperkuat dolar AS dan membuat aset yang memberikan imbal hasil menjadi lebih menarik bagi investor.







