Harga emas global turun pada Selasa, 15 September 2026, setelah kenaikan harga minyak mentah meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga AS menjelang rapat kebijakan Federal Reserve.
Dilansir dari Economic Times, harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi US$4.285,91 per ons, setelah mencapai titik terendah dalam lebih dari sebulan pada sesi sebelumnya. Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,6 persen menjadi US$4.326,90.
Rencananya Bank Sentral AS akan mengumumkan keputusan kebijakannya pada Rabu besok pukul 14.00 Waktu setempat, setelah menyelesaikan rapat selama dua hari. Dan pasar keuangan memperkirakan suku bunga The Fed bakal naik sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,75-4,00 persen.
Kemudian, untuk logam mulia lainnya, harga perak di pasar spot turun 0,4 persen menjadi US$62,99 per ons, platinum turun 0,4 persen menjadi US$1.752,85, dan paladium turun 1 persen menjadi US$1.279,75 per ons.
Emas Antam

Sementara itu, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini terpantau turun sebesar Rp10.000 dari perdagangan sebelumnya. Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp2.592.000 per gram.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut turun sebesar Rp15.000 dan berada di level Rp2.437.000 per gram.
Berikut rincian harga emas batangan Antam:
- 0,5 gram: Rp1.346.000
- 1 gram: Rp2.592.000
- 2 gram: Rp5.134.000
- 3 gram: Rp7.683.000
- 5 gram: Rp12.775.000
- 10 gram: Rp25.470.000
- 25 gram: Rp63.510.000
- 50 gram: Rp126.855.000
- 100 gram: Rp253.560.000
- 250 gram: Rp633.590.000
- 500 gram: Rp1.266.900.000
- 1.000 gram: Rp2.532.600.000
Perlu diketahui, untuk ukuran emas 1 gram hingga 100 gram pada hari ini tersedia di Butik Gedung Antam. Namun untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram harus pre order terlebih dahulu.






