Pengalihan dividen atau keuntungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp120 triliun, masih belum jelas. Wacana ini sebelumnya dihembuskan oleh Menteri Keuangan periode 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, akan segera bertemu dengan Menteri Keuangan baru Suahasil Nazara. Danantara nantinya akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait nasib pengalihan dividen ini.

Kita kan ada beberapa hal yang anti, kami duduk dengan Prof. Suahasil ya semua kan akan kita diskusikan gitu ya. Rencananya juga akan segera bertemu tapi kita komunikasinya sangat-sangat baik dan saya yakin semuanya pasti akan ada selalu solusi yang terbaik gitu,”

ujar Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.

Kronologi Rp120 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/tom)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026. (Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat/tom)

Kala masih menjabat sebagai Bendahara Negara, Purbaya mengatakan bahwa pengalihan sebagian keuntungan Danantara akan dilakukan pada tahun ini. Dividen yang akan masuk ke APBN itu sebesar Rp120 triliun.

Purbaya mengatakan, pengalihan sebagian keuntungan Danantara itu sudah diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, Kemenkeu tengah menunggu kapan keuntungan itu akan dikembalikan ke kas negara.

Udah dipastikan (kembali ke APBN), Tinggal ditentukan kapan dia mau ngirim. (Porsinya) sekitar Rp120 triliun tahun ini, itu yang diputuskan oleh presiden,”

ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.

Rencananya, sebagian keuntungan itu akan ditempatkan pemerintah sebagai cadangan APBN. Dalam hal itu dividen akan ditempatkan pada pos Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lain-lain.

Danantara Keberatan

Wisma Danantara Indonesia. (Sumber: Google/Amalia Ayuningtyas)
Wisma Danantara Indonesia. (Sumber: Google/Amalia Ayuningtyas)

Namun, Purbaya sempat mengungkapkan bahwa Danantara keberatan akan rencana penyetoran sebagian keuntungan tersebut.

Salah satu yang agak kelihatan dari jauh, kelihatannya Danantara tuh. Kita akan masukin ke PNBP situ walaupun mereka masih protes, tapi perintah Bapak Presiden, sebagian keuntungan Danantara dijadikan cadangan anggaran pemerintah,”

kata Purbaya di Jakarta.

Purbaya mengatakan bahwa Danantara tidak mengetahui adanya pengalihan sebagian keuntungannya ke negara. Padahal, Purbaya menyebut bahwa penyetoran sebagian keuntungan merupakan janji Danantara ke Prabowo.

Dia katanya bilang saya enggak tahu, tapi itu perintah presiden. Danantara yang janji ke presiden,”

ucapnya.