Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa, 22 September 2026. IHSG merosot sebesar 0,37 persen ke level 6.408.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp488,4 miliar dengan melibatkan 1,2 miliar saham dalam 90,6 ribu kali transaksi. Sebanyak 151 saham turun, 240 tidak bergerak, dan 283 naik.
Retail Research Analyst BNI Sekuritas Muhammad Lutfi Permana memperkirakan IHSG akan cenderung bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Hal itu sejalan dengan sikap wait and see investor menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada Rabu, 23 September.
IHSG berpotensi sideways namun cenderung melemah, seiring sikap wait and see investor menanti hasil RDG BI,”
kata Lutfi dalam analisisnya Selasa, 22 September 2026.
Bursa Asia

Lutfi menuturkan, bursa Asia menguat jelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Penguatan juga didorong oleh aksi investor Indonesia yang menunggu sinyal dari BI.
Investor juga mencermati pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pekan ini mengenai hubungan dagang dan prospek ekonomi global,”
jelasnya.
Adapun indeks KOSPI Korea Selatan menguat 1,65 persen, Taiex Taiwan naik 1,14 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 1,18 persen, ASX 200 Australia bertambah 0,01 persen, serta indeks STI Singapura naik 0,34 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.340 hingga 6.270. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.440 hingga 6.500.






