Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa, 29 September 2026. IHSG merosot sebesar 0,78 persen ke level 6.100.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,1 triliun dengan melibatkan 3,1 miliar saham dalam 106,7 ribu kali transaksi. Sebanyak 382 saham turun, 167 tidak bergerak, dan 141 naik.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memperkirakan IHSG masih akan melemah. Namun, IHSG berpeluang balik menguat pada perdagangan hari ini.

IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan, dengan potensi sedikit rebound ke 6.180-6.200,”

kata Fanny dalam analisisnya Selasa, 29 September 2026.

Bursa Asia

Bursa Saham Global. (Sumber: Unsplash/Anne Nygård)
Bursa Saham Global. (Sumber: Unsplash/Anne Nygård)

Fanny menuturkan, untuk bursa saham Asia kompak melemah pada perdagangan Senin, 28 September di tengah kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi. 

Adapun indeks CSI300 yang mencakup perusahaan big cap turun 2,2 persen, dan indeks Shanghai Composite turun 1,7 persen. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong menguat 0,54 perse, serta indeks KOSPI Korea Selatan turun 2,7 persen.

Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.070 hingga 6.100. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.180 hingga 6.200.