Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan program pembukaan rekening massal akan menyasar kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4. Pembukaan rekening ditujukan untuk warga berusia di atas 17 tahun, dan yang tidak memiliki rekening.
Adapun pemilik rekening akan menerima saldo awal dari pemerintah sebesar Rp50.000. Pembukaan rekening ini akan dilakukan melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Jadi tadi dibahas program untuk di kuartal keempat antara lain pembukaan rekening kepada warga negara yang di atas 17 tahun, dan diarahkan pada desil sampai dengan desil 4,”
kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Jumlah Masih Dihitung

Adapun terkait berapa jumlah masyarakat yang akan mendapatkan rekening baru beserta anggarannya, Airlangga belum bisa memastikan besarannya.
Nah nanti angkanya sedang di cross check dengan kementerian terkait,”
tuturnya.
Sebelumnya, Airlangga mengatakan bahwa anggaran untuk pembukaan rekening bank gratis mencapai Rp3,8 triliun. Ia mengatakan, sampai saat ini ada sekitar 74 juta warga Indonesia yang belum memiliki rekening.
Dari penduduk yang berusia 17 tahun dan belum mempunyai rekening itu sekitar 74 juta, dan kalau dana yang kita berikan Rp50 ribu maka dana yang diperlukan adalah sekitar Rp3,8 triliun,”
kata Airlangga dalam acara IFSE/FEKDI 2026 Kamis, 24 September 2026.






