Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dua arah pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026. IHSG sempat melemah 0,07 persen, tapi balik menguat 0,20 persen ke level 6.159 pada pukul 09.04 WIB.

Adapun penguatan ini diikuti oleh nilai transaksi yang mencapai Rp571,2 miliar dengan melibatkan 2,6 miliar saham dalam 97,3 ribu kali transaksi. Sebanyak 210 saham turun, 238 tidak bergerak, dan 234 naik.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menjelaskan IHSG akan bergerak sideways atau stagnan pada perdagangan hari ini. Pergerakan sideways itu setelah pada Rabu, 7 Oktober 2026 ditutup melemah 0,75 persen.

IHSG berpotensi sideways hari ini,”

kata Fanny dalam analisisnya, Kamis, 8 Oktober 2026.

Harga Minyak Mentah

Fanny menambahkan dinamika bursa saham Asia melemah pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026. Melemahnya itu karena kenaikan harga minyak mentah yang kembali menembus US$100 per barel, serta yield US Treasury yang bertahan di level tinggi.

Fanny menyampaikan pelemahan di Asia dipimpin bursa Singapura dan Korea Selatan. Kemudian, di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,9 persen. Lalu, Topix melemah 0,7 persen.

Sementara, di Korea Selatan indeks Kospi dan Kosdaq anjlok masing-masing 2 persen dan 2,3 persen. Lalu, ASX 200 Australia turun 0,1 persen, dan Hang Seng Hong Kong melemah 0,6 persen.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.100 hingga 6.120. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.200 hingga 6.250.