Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.886 per Dolar AS, Situasi Geopolitik Timur Tengah Masih Membayangi

Pergerakan rupiah tercatat menguat tipis 0,07 persen atau 13 poin ke level Rp17.886 per dolar Amerika Serikat (AS).

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nz)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nz)

Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026. Rupiah tercatat menguat tipis 0,07 persen atau 13 poin ke level Rp17.886 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menjelaskan penguatan rupiah didorong turunnya harga minyak dunia dan melemahnya indeks dolar AS.

Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS di tengah penurunan harga minyak dunia dan indeks dolar,”

kata Lukman kepada Owrite, Senin, 12 Oktober 2026.

Lukman menyampaikan turunnya harga minyak dunia didorong harapan meredanya kelangkaan bahan bakar diesel. Sebab, sebanyak 2,2 juta barel bahan bakar diesel akan dilepas Rusia atas permintaan Presiden AS Donald Trump.

Iklan

Meski demikian, penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas. Kondisi itu didorong oleh memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.

Penguatan diperkirakan terbatas karena situasi geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas,”

jelas Lukman.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan menguat di kisaran Rp17.850 per dolar AS hingga Rp17.950 per dolar AS.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.