Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026. Rupiah tercatat menguat tipis 0,07 persen atau 13 poin ke level Rp17.886 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong menjelaskan penguatan rupiah didorong turunnya harga minyak dunia dan melemahnya indeks dolar AS.
Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS di tengah penurunan harga minyak dunia dan indeks dolar,”
kata Lukman kepada Owrite, Senin, 12 Oktober 2026.
Lukman menyampaikan turunnya harga minyak dunia didorong harapan meredanya kelangkaan bahan bakar diesel. Sebab, sebanyak 2,2 juta barel bahan bakar diesel akan dilepas Rusia atas permintaan Presiden AS Donald Trump.






