Emas Dunia Tertekan
Harga emas di pasar global cenderung bergerak stabil pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pergerakan ini terjadi setelah harga logam mulia tersebut menyentuh level terendah dalam satu pekan pada sesi sebelumnya.
Dikutip dari The Economic Times, harga emas spot tercatat sedikit berubah di level US$4.114,57 per ons pada pukul 00.07 GMT. Pada perdagangan Rabu, harga emas sempat menyentuh level terendah sejak 7 Oktober 2026.
Sementara, kontrak emas berjangka Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman Desember justru naik 0,7 persen menjadi US$4.136,10 per ons.
Tekanan terhadap harga emas dunia muncul setelah data inflasi konsumen AS tercatat lebih tinggi dari perkiraan. Kondisi itu meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan ini.
Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi berpotensi menekan harga emas karena meningkatkan daya tarik aset berbunga. Emas yang tak memberikan imbal hasil bunga cenderung menghadapi tekanan ketika prospek suku bunga meningkat.
Pergerakan harga sejumlah logam mulia lainnya terpantau bervariasi. Harga perak di pasar spot naik 0,2 persen menjadi US$55,72 per ons.
Sebaliknya, harga platinum turun 0,5 persen menjadi US$1.598,96 per ons. Adapun paladium menguat 0,6 persen menjadi US$1.100,25 per ons.
Pergerakan itu menunjukkan pasar logam mulia masih merespons perkembangan ekonomi AS. Hal itu terutama data inflasi dan arah kebijakan suku bunga The Fed.
Berikut rincian harga emas batangan Antam:
0,5 gram : Rp1.330.500
1 gram : Rp 2.561.000
2 gram : Rp 5.072.000
3 gram : Rp 7.590.000
5 gram : Rp 12.620.000
10 gram : Rp 25.160.000
25 gram : Rp 62.735.000
50 gram : Rp 125.305.000
100 gram : Rp 250.460.000
250 gram : Rp 625.840.000
500 gram : Rp 1.251.400.000
1.000 gram: Rp 2.501.600.000
Untuk ukuran emas 1 gram hingga 100 gram pada hari ini tersedia di Butik Gedung Antam. Namun, untuk emas ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1.000 gram harus pre order terlebih dahulu.